Pemkab Gunungkidul Fokus Entas Kemiskinan di 7 Wilayah Ini
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Ketua DPC Gerindra Gunungkidul Purwanto saat menyerahkan SK Pelantikan pengurus partai di tingkat kapanewon di Gedung Serba Guna Siyono di Kalurahan Logandeng, Playen, Minggu (12/10/2025). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—DPC Gerindra Gunungkidul menargetkan dapat memenangi Pemilihan Legislatif di Pemilu 2029. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC Gerindra Gunungkidul, Purwanto saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) pelantikan pengurus tingkat kapanewon di Gedung Serba Guna Siyono, Logadeng di Kapanewon Playen, Minggu (12/10/2025).
Partai di bawah besutan Prabowo Subianto ini menargetkan 1.000 anggota baru di setiap kapanewon atau setidaknya 18.000 anggota baru untuk seluruh Gunungkidul.
“Target kami memenagi pemilu. Jumlah kursi di DPRD Gunungkidul juga harus menjadi yang terbanyak ketimbang partai lain,” katanya.
Menurut dia, target memenangi pemilu merupakan instruksi dari DPP. Oleh karena itu, upaya pemenangan sudah dimulai dari sekarang, yang dimulai dengan konsolidasi internal partai.
Salah satu langkah yang dilakukan dengan memperkuat di internal agar bisa solid sehingga target yang dicanangkan semakin mudah dicapai. Purwanto memastikan, konsolidasi tidak hanya sebatas pengukuhan pengurus PAC di tingkat kapanewon karena di tahun depan sudah menyiapkan strategi untuk meraih dukungan massa sebanyak-banyaknya.
Rencananya, kata dia, setelah susunan pengurus partai di tingkat kapanewon terbentu, maka dilanjutkan untuk penjaringan kaderisasi. Ditargetkan dalam setahun, masing-masing pengurus bisa manggaet anggota baru sebanyak 1.000 orang di setiap kapanewon.
Jika di Gunungkidul ada 18 kapanewon maka Gerindra menargetkan setidaknya mampu menambah 18.000 anggot baru di Gunungkidul setiap tahun.
“Nanti kader baru ini juga dibuktikan dengan adanya kepemilikan kartu tanda anggota Gerindra. Harapannya setiap tahun ada tambahan 1.000 kader di setiap kapanewon agar target memenangkan pemilu bisa semakin mudah,” katanya.
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Gunungkidul, Rida Mustofa mendukung penuh partainya untuk bisa memenangkan Pemilu 2029. Oleh karena itu, persiapan dalam upaya pemenangan dimulai dari sekarang.
“Memang butuh perjuangan agar mimpi memenangi pemilu bisa benar-benar diwujudkan,” katanya.
Rida mengakui setelah pembentukan struktur pengurus di tingkat kapanewon, maka di tahun depan akan dilanjutkan membentuk pengurus di tingkat ranting di kalurahan. Kepengurusan ini, kata dia, bisa menjadi kunci untuk menggaet kaderisasi maupun dukungan dari masyarakat secara luas.
“Memang ada target menambah 1.000 anggota partai dalam setahun di settiap kapanewon. Maka, kami siap merealisasikannya dengan mengoptimalkan pengurus partai di tingkat PAC maupun ranting di kalurahan,” katanya.
Pihaknya optimistis dengan terbentuknya susunan pengurus partai hingga tingkat kalurahan, maka partai akan semakin siap menghadapi agenda politik di 2029. “Tentunya kita akan dokus pada penguatan kader di internal partai. Seain itu, juga ada program kegiatan yang dijalankan agar bisa menyentuh masyarakat secara langsung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul memfokuskan program pengentasan kemiskinan di tujuh kapanewon prioritas. Target angka kemiskinan turun hingga 13 persen pada 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 15 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000. Cek jadwal tiap stasiun di sini.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
KOTAK resmi menjadi band independen setelah 18 tahun bersama label rekaman. Single YOLO menjadi simbol kebebasan kreatif dan era baru mereka.
AC mobil kurang dingin atau bau? Simak 7 cara merawat AC mobil agar tetap sejuk, awet, dan nyaman digunakan setiap har
Helicopter parenting atau pola asuh terlalu protektif bisa hambat perkembangan anak. Dari sulit ambil keputusan hingga risiko depresi, ini dampaknya. Simak penj