Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi Pemda DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA—Kinerja Pemda DIY sampai dengan triwulan III-2025 sebagian besar indikator sasaran mengalami capaian positif. Beberapa indikator belum mencapai target karena masih perlu dihitung sampai dengan akhir tahun.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan kinerja program, kegiatan, subkegiatan, dan realisasi keuangan sampai dengan triwulan III mengalami deviasi karena efisiensi belanja, proses Surat Pertanggungjawaban (SPJ), dan transfer Dana Alokasi Khusus–Dana Alokasi Umum (DAK–DAU) yang tertunda.
Sementara itu, realisasi fisik output relatif optimal karena adanya surplus kinerja yang terselesaikan lebih cepat dari target. “Secara umum kualitas pelaksanaan kegiatan OPD [Organisasi Perangkat Daerah] dalam kategori baik dengan skor sebesar 84,58,” ujarnya dalam Rakordal DIY Triwulan III-2025, di Kepatihan, Kamis (30/10/2025).
Secara berturut-turut, realisasi kinerja transfer daerah tertinggi berasal dari Dana Insentif Fiskal sebesar 88,6% atau Rp94,2 miliar, DAU sebesar 82% atau Rp4,7 triliun, dan Dana Keistimewaan sebesar 80% atau Rp800 miliar. Realisasi terendah ada pada DAK fisik yang baru di angka 35% atau Rp62,2 miliar.
“Realisasi terendah ialah DAK Fisik karena keterlambatan pemenuhan dokumen persyaratan yang baru diunggah awal triwulan ketiga tahun 2025, adaptasi bidang baru DAK Fisik, dan petunjuk teknis yang baru ditetapkan akhir semester I-2025,” katanya.
Lalu, realisasi fisik kegiatan dekonsentrasi sebesar 67%, lebih tinggi dari capaian tugas pembantuan 27,38%. “Sementara itu, realisasi keuangan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan relatif lebih rendah daripada realisasi fisik. Faktor yang memengaruhi antara lain adanya pagu blokir pada beberapa satuan kerja,” paparnya.
Terkait dengan pengelolaan pengadaan barang jasa di DIY, telah merealisasikan transaksi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) mencapai Rp828,71 miliar dari total pagu Rp1,317 triliun. Nilai sementara Indeks Pemanfaatan SPSE masih berada di angka 68,86% dengan kategori cukup.
Progres proyek konstruksi strategis DIY terealisasi sesuai target seperti Pembangunan Gedung DPRD DIY, Penataan landfill zona transisi TPST Piyungan, Pembangunan Gedung Psikiatri Terpadu Rumah Sakit Grasia, dan lain-lain. “Perlu menjadi perhatian dan monitor intensif progresnya sampai dengan akhir tahun 2025,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.
Dua narapidana Lapas Cibinong diperiksa setelah ditemukan Ombudsman di area SAE yang disebut sebagai klaster mewah.