Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Ilustrasi Pemda DIY./Harian Jogja-Kusnul Isti Qomah
Harianjogja.com, JOGJA—Kinerja Pemda DIY sampai dengan triwulan III-2025 sebagian besar indikator sasaran mengalami capaian positif. Beberapa indikator belum mencapai target karena masih perlu dihitung sampai dengan akhir tahun.
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan kinerja program, kegiatan, subkegiatan, dan realisasi keuangan sampai dengan triwulan III mengalami deviasi karena efisiensi belanja, proses Surat Pertanggungjawaban (SPJ), dan transfer Dana Alokasi Khusus–Dana Alokasi Umum (DAK–DAU) yang tertunda.
Sementara itu, realisasi fisik output relatif optimal karena adanya surplus kinerja yang terselesaikan lebih cepat dari target. “Secara umum kualitas pelaksanaan kegiatan OPD [Organisasi Perangkat Daerah] dalam kategori baik dengan skor sebesar 84,58,” ujarnya dalam Rakordal DIY Triwulan III-2025, di Kepatihan, Kamis (30/10/2025).
Secara berturut-turut, realisasi kinerja transfer daerah tertinggi berasal dari Dana Insentif Fiskal sebesar 88,6% atau Rp94,2 miliar, DAU sebesar 82% atau Rp4,7 triliun, dan Dana Keistimewaan sebesar 80% atau Rp800 miliar. Realisasi terendah ada pada DAK fisik yang baru di angka 35% atau Rp62,2 miliar.
“Realisasi terendah ialah DAK Fisik karena keterlambatan pemenuhan dokumen persyaratan yang baru diunggah awal triwulan ketiga tahun 2025, adaptasi bidang baru DAK Fisik, dan petunjuk teknis yang baru ditetapkan akhir semester I-2025,” katanya.
Lalu, realisasi fisik kegiatan dekonsentrasi sebesar 67%, lebih tinggi dari capaian tugas pembantuan 27,38%. “Sementara itu, realisasi keuangan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan relatif lebih rendah daripada realisasi fisik. Faktor yang memengaruhi antara lain adanya pagu blokir pada beberapa satuan kerja,” paparnya.
Terkait dengan pengelolaan pengadaan barang jasa di DIY, telah merealisasikan transaksi Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) mencapai Rp828,71 miliar dari total pagu Rp1,317 triliun. Nilai sementara Indeks Pemanfaatan SPSE masih berada di angka 68,86% dengan kategori cukup.
Progres proyek konstruksi strategis DIY terealisasi sesuai target seperti Pembangunan Gedung DPRD DIY, Penataan landfill zona transisi TPST Piyungan, Pembangunan Gedung Psikiatri Terpadu Rumah Sakit Grasia, dan lain-lain. “Perlu menjadi perhatian dan monitor intensif progresnya sampai dengan akhir tahun 2025,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.
Blunder Bento pada menit 90+8 membuat Al Nassr gagal mengunci gelar Saudi Pro League usai ditahan imbang Al Hilal 1-1.
Florentino Perez membantah isu sakit keras, menyerang media, dan mempercepat pemilu Real Madrid di tengah krisis klub musim 2026.