Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Wisata di kawasan sumbu filosofis Jogja bisa menggunakan Bus Jogja Heritage Track melewati Jalan Malioboro./visitingjogja\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pariwisata mengkampanyekan ‘Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja’ pada libur natal dan tahun baru (nataru) nanti. Dinas Pariwisata DIY pun memastikan Jogja siap menyambut kampanye ini dengan daya tarik wisatanya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan dalam menyambut kampanye ini, pihaknya memastikan destinasi-destinasi di DIY siap. “Ya kita tahu bahwa kita sudah masuk, dalam salah satu tujuan wisata, ada Borobudur, Jogja, Prambanan. Itu dalam satu konstelasi,” ujarnya, Kamis (6/11/2026).
Maka Jogja harus siap betul dipromosikan oleh pemerintah pusat, sehingga perlu membenahi diri. “Jadi kita pastikan destinasi-destinasi dengan tingkat kunjungan yang kemudian sudah meningkat ini kita pastikan harus punya SOP yang lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun yang kemarin,” katanya.
Adapun destinasi yang menjadi andalan Jogja saat ini di seputar budaya dan alam yang didukung dengan desa wisata. “Untuk 2025-2026 ini kita masih di wellness and sportourism. Maka destinasi-destinasi yang mendukung tema kit aitu kita persiapkan dari awal,” ungkapnya.
Menurutnya saat ini terjadi gangguan terutama untuk wisatawan nusantara (wisnus), misal dengan kebijakan larangan study tour atau kondisi ekonomi secara umum. Pada wisatawan mancanegara (wisman) juga terjadi gangguan seperti adanya perang dan sebagainya. Hal ini menyebabkan berkurangnya jumlah wisatawan yang datang
Meski demikian, ia berharap berkurangnya kuantitas ini dapat meningkatkan kualitas wisatawan. ia menlihat dengan terlalu banyaknya jumlah wisatawan justru membuat kondisi wisata tidak nyaman dengan jalanan macet dan penuh sesaknya destinasi wisata.
“Mudah-mudahan dengan tidak terlalu banyaknya wisatawan itu kemudian meningkatkan kualitasnya mereka yang hadir di Jogja. Sehingga indikator untuk wisata berkualitas itu bisa tercapai, seperti spending dan juga length of stay-nya bisa tercapai,” tuturnya.
Ia berharap destinasi wisata juga siap untuk menjamin kualitasnya sehingga wisatawan yang datang pun tidak ragu untuk membelanjakan lebih banyak uangnya di Jogja. “Destinasi wisata juga harus dipastikan meningkat kualitasnya,” kata dia.
Seperti diketahui, ‘Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja’ merupakan kampanye dari Kementerian Pariwista untuk meningkatkan kunjungan wisata di Indonesia pada nataru besok. Kampanye ini menjadi langkah strategis untuk mencapai target 1,08 miliar perjalanan wisnus secara nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Jadwal terbaru Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 lengkap. Simak jam keberangkatan, tips hindari kehabisan tiket, dan jam sibuk penumpang.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.