Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—MA, bayi berusia dua bulan yang menjadi korban kecelakaan Kereta Api Bangunkarta di Prambanan meninggal dunia, menambah jumlah korban tewas menjadi empat orang.
Kapolsek Prambanan, Kompol Dede Setiyarto, mengatakan bayi usia 2 bulan yang meninggal pada Selasa (11/11/2025) tersebut merupakan salah satu anak dari pengendara mobil yang beralamat asal Lampir Tengah, Semarang Selatan.
“Kami tidak tahu persisnya meninggal karena apa. Informasi kami terima dari RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten,” kata Dede dihubungi, Kamis (13/11/2025).
Hingga saat ini, ada tiga saksi yang telah dimintai keterangan. Penyelidikan terkait penyebab kecelakaan ini masih terus dilakukan.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, mengatakan penyelidikan masih berlangsung hingga saat ini. Bersama PT KAI, kepolisian berupaya mencari penyebab pasti kecelakaan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan palang pintu perlintasan sedang dalam proses menutup. Ada dugaan palang terhalang sebuah truk yang melintas.
“Tapi kami belum bisa menarik kesimpulan apakah kesalahan dari penjaga palang, kesalahan teknis, atau pengendara,” kata Wiwit.
Guna membuat duduk persoalan menjadi lebih jelas, kepolisian juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi. CCTV paling dekat berada di Toko Semar. Hanya saja, CCTV itu tidak merekam titik kejadian secara langsung. Petugas masih mencari rekaman tambahan maupun video amatir dari warga agar ada kronologi yang runtut dan jelas.
Sebelumnya, KA 161 Bangunkarta jurusan Jombang–Pasar Senen menabrak mobil dan sepeda motor yang melintas. Ada empat korban meninggal dunia dari kejadian ini, antara lain Kushartati (60) dan Surono (62), pasangan suami istri asal Ngelak Lor, Sorosutan, Umbulharjo, Yogyakarta; Galang Jordanio Algibra (26), warga Ngebasan, Tanjungsari, Manisrenggo, Klaten; dan MA (2 bulan).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Sensus Ekonomi 2026 di DIY telah mencapai 69%. BPS DIY memastikan data pelaku usaha aman dan tidak berkaitan dengan perpajakan.
Komisi Yudisial menerima 1.402 laporan perilaku hakim pada Semester I 2026, meningkat 10,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Produksi ikan nila di Sleman mencapai 15.370 ton pada semester I 2026. Budi daya nila di Kapanewon Minggir dilaporkan masih aman.
residen Prabowo Subianto memimpin akad massal KPR 62.000 rumah subsidi di Batang. Program ini melibatkan penerima rumah subsidi dari berbagai daerah melalui ske
VinFast membuka dealer motor listrik pertama di DIY dan menawarkan pilihan pembelian maupun sewa baterai bagi konsumen.