KAI Daop 6 Jogja Tutup 38 Perlintasan Liar demi Keselamatan
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Warga RW 7 Pengok Kidul membangun biopori jumbo untuk mengolah sampah organik pada November 2025. - ist
Harianjogja.com, JOGJA—Warga RW 7 Kampung Pengok Kidul, Baciro, Jogja membuat biopori jumbo untuk menampung sampah organik warga setempat. Keberadaan biopori jumbo tersebut turut mendukung pengolahan sampah yang ada dalam program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos).
Ketua RW 7, Jarwo Kuswanto, menuturkan inisiatif pembuatan biopori jumbo berasal dari keresahan warga terhadap permasalahan tempat penampungan sampah di Kota Jogja. Permasalahan sampah tersebut mendorong keinginan warga setempat untuk dapat mengolah sampah secara mandiri. Setelah berembug dengan beberapa warga, menurut Jarwo pihaknya pun membuat biopori jumbo untuk menampung sampah warga setempat. Kalimat sebelumnya yang terputus telah diperbaiki.
“Kami berharap di wilayah RW 7 tidak ada lagi timbunan sampah. Biopori ini kami gunakan sebagai tempat pengolahan sampah organik. Hasilnya, berupa kompos, bisa dipanen setiap tiga bulan,” katanya, Senin (17/11/2025).
Dia menuturkan satu biopori jumbo dibuat dari bis beton dengan diameter 80 cm dan kedalaman dua meter. Biopori tersebut disiapkan sebagai cadangan ketika dua biopori jumbo lainnya sudah penuh.
“Dengan bertambahnya kapasitas tampung sampah organik, harapannya warga RW 7 dapat mengolah lebih banyak sampah secara mandiri di tingkat warga,” katanya.
Dia menuturkan pembangunan biopori jumbo ini juga menyesuaikan dengan ketentuan dalam Surat Edaran Forum Bank Sampah Kota Jogja Nomor 062/SE/VII/2023 yang mengatur jenis biopori yang dapat digunakan untuk mengolah sampah masyarakat.
Dia menuturkan langkah warga RW 7 dalam memperkuat pengelolaan sampah mandiri terbukti mampu mengurangi beban depo sampah. Jarwo menyebut kesepakatan warga untuk mengelola sampah sejak awal berhasil mereduksi sampah yang masuk depo hingga 0,7 ton per hari.
Dengan semakin banyaknya titik biopori jumbo di RW 7, dia berharap dapat mendorong lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya dalam mengelola sampah organik secara mandiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menutup 38 perlintasan liar di DIY dan Jawa Tengah demi meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api.
Prabowo Subianto menyoroti eksportir sawit dan batu bara yang menyimpan devisa hasil ekspor di luar negeri, bukan di Indonesia.
Kejagung dalami dugaan jual beli LHP Ombudsman RI yang menyeret Ketua Ombudsman nonaktif Hery Susanto dalam kasus suap.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tersedia keberangkatan pagi sampai malam.
Kemenkop mempercepat operasional 37 ribu Kopdes Merah Putih dan menyiapkan Inpres untuk penguatan ekonomi desa.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 14 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta, tersedia keberangkatan pagi sampai malam hari.