Ribuan Pelanggaran Picu Kecelakaan, Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Potret 1.000 penari meriahkan Festival Budaya Lereng Merapi di Kalurahan Hargobinangun pada Sabtu (22/11/2025)./Istimewa -- Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Menjaga kelestarian budaya dan kearifan lokal, Festival Budaya Lereng Merapi kembali digelar di Kalurahan Hargobinangun, Pakem, tahun ini. Dimeriahkan dengan 1.000 penari hingga 1.000 nasi kucing gratis, Festival Budaya Lereng Merapi dikunjungi ribuan masyarakat.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa mengapresiasi masyarakat yang menyelenggarakan festival dalam rangka hari jadi Kalurahan Hargobinangun ini. Menurutnya, Festival Budaya Lereng Merapi merupakan bentuk kekompakan masyarakat.
"Ini bentuk kekompakan, kerukunan, dan semangat gotong royong masyarakat, lurah, dan seluruh pamong Kalurahan Hargobinangun," tutur Danang, Sabtu (22/11/2025).
Dari kacamata Danang, festival semacam ini juga mempunyai andil dalam menjaga kelestarian budaya. Selain itu, festival yang digelar kata Danang juga menjaga kearifan lokal yang ada di lereng Merapi, khususnya di Kalurahan Hargobinangun.
"Ini juga wujud syukur kepada Tuhan yang diberikan dan dikaruniai keberkahan di lereng Merapi," katanya.
Lurah Hargobinangun, Amin Sarjito menjelaskan Festival Budaya Lereng Merapi diadakan dalam rangka peringatan Hari Jadi (Adeging) ke-79 Kalurahan Hargobinangun. Amin menambahkan bahwa festival ini juga menjadi ajang untuk melestarikan budaya lokal.
Tahun ini, Festival Budaya Lereng Merapi mengusung tema "Manunggalung Cipta, Rasa, lan Karya." Dijelaskan Amin, Festival Budaya Lereng Merapi kali ini dimeriahkan dengan penampilan 1.000 penari yang dibawakan oleh masyarakat Hargobinangun. Wabup Sleman, Danang Maharsa bersama sejumlah tamu undangan lainnya juga ikut menari bersama warga masyarakat.
Tak hanya menghadirkan 1.000 penari, festival ini lanjut Amin, juga menyuguhkan 1.000 nasi kucing gratis, 1.000 tumpeng, dan 1.000 jadah tempe. Selain itu, 1.000 burung perkutut juga dilepaskan dalam festival ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 di MPP, SIM Keliling SCH, dan SIMMADE beserta jam layanan serta persyaratannya.
Como 1907 menang 1-0 atas Venezia pada pekan ke-10 Liga Italia 2026/2027. Penalti Lucas Da Cunha memastikan kemenangan keempat beruntun.
Mensos Gus Ipul mengajak RT/RW dan pemda memperbaiki data bansos. Evaluasi Kemensos menyebut sekitar 45 persen data penerima PKH dan sembako tidak tepat sasaran
Satlantas Polresta Jogja merilis jadwal pelayanan SIM November 2026, mulai Satpas, SIM Keliling Alkid, SIM MAMI, hingga layanan Drive Thru.
Pelajar dan mahasiswa Indonesia menciptakan AeroSpora, dinding lumut pintar, dan NovaSight, aplikasi matematika berbasis AI untuk tunanetra.