345 PNS Kulonprogo Pensiun pada 2026, Guru Paling Banyak
Sebanyak 345 PNS Kulonprogo pensiun pada 2026. Guru menjadi kelompok terbanyak sehingga berpotensi memicu kekurangan tenaga pengajar.
Ilustrasi longsor./Pixabay-Saiful Mulia
Harianjogja.com, KULONPROGO—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kulonprogo telah memiliki sejumlah early warning system (EWS) untuk memantau potensi longsor dan banjir di berbagai titik. Perangkat tersebut merupakan instalasi milik Pemda DIY maupun Pemkab Kulonprogo sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman bencana hidrometeorologi.
Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Pemadam Kebakaran Penyelamatan BPBD Kulonprogo, Eko Susanto, mengatakan EWS tanah longsor saat ini telah beroperasi normal dan dipastikan berfungsi maksimal. “Pusdalops BPBD Kulonprogo aktif 24 jam setiap harinya menerima laporan dan memonitor keadaan secara berjenjang,” ujarnya kepada Harian Jogja, Minggu (23/11/2025).
Ia menjelaskan setiap laporan kejadian akan langsung dicek di lapangan. Retakan tanah menjadi perhatian utama dalam upaya pencegahan agar longsor tidak berdampak lebih parah. “SK tanggap darurat selesai hari ini, 23 November, akan dievaluasi apakah diperpanjang atau tidak,” ungkapnya.
Eko menambahkan, musim hujan saat ini masih memasuki tahap awal dan belum mencapai puncaknya. Karena itu, retakan tanah di perbukitan berpotensi dipasangi EWS tambahan untuk meningkatkan kewaspadaan. Menurutnya, EWS longsor menjadi fokus karena wilayah Kulonprogo sangat rawan terhadap pergerakan tanah.
“EWS banjir sudah ada yang dipasang, nantinya akan ada leveling air untuk mengetahui ketinggian debit air,” jelasnya.
Selain peringatan dini, BPBD Kulonprogo juga telah menyusun rencana kontingensi (Rekon) berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya. Dari dokumen Rekon tersebut, BPBD dapat menentukan langkah yang harus dilakukan saat bencana terjadi.
“Berdasarkan survei intensitas yang sudah terjadi dan telah dipetakan lokasinya, kami bisa menentukan penanganan ketika dampaknya muncul,” katanya. Ia berharap seluruh upaya ini dapat meminimalisir bahkan meniadakan kejadian bencana hidrometeorologi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 345 PNS Kulonprogo pensiun pada 2026. Guru menjadi kelompok terbanyak sehingga berpotensi memicu kekurangan tenaga pengajar.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.