SLB Tunas Bhakti Bantul Direvitalisasi, DPRD Dorong Pendidikan Inklusi
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Harianjogja.com, BANTUL–Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul menyiapkan anggaran bonus untuk atlet berprestasi di Porda XVII DIY 2025. Penyerahan bonus direncanakan pada triwulan pertama 2026.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Nugroho Eko Setyanto, menyampaikan bahwa besaran bonus yang akan diberikan belum dapat dipastikan.
“Kita harus menghitung lagi soal bonus Porda. Jumlahnya berapa, nanti kita lihat. Saat ini, saya belum bisa kasih tahu soal totalnya,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Nugroho menekankan bahwa struktur bonus tidak mungkin disamakan, mengingat kompetisi tersebut memiliki banyak kategori yang berbeda-beda. Pada penyelenggaraan Porda yang digelar di Kabupaten Gunungkidul, kontingen Bantul berhasil membawa pulang puluhan hingga ratusan medali dari berbagai nomor pertandingan.
Untuk kategori perorangan, Bantul mengoleksi 91 emas, 81 perak, dan 110 perunggu.
“Kemudian, yang beregu itu juga ada beberapa kategori. Kategori dua sampai lima orang itu ada 147 medali emas, 116 perak, 118 perunggu,” jelasnya.
Hasil dari kategori regu besar juga cukup signifikan. Pada kelompok enam hingga 10 atlet, kontingen Bantul menorehkan 47 emas, 81 perak, dan 81 perunggu. Sementara kelompok 11 sampai 15 atlet menghasilkan 39 medali emas, 69 medali perak, dan 83 medali perunggu.
Adapun kategori dengan 16 peserta atau lebih berhasil menambah 76 emas, 18 perak, dan 39 perunggu untuk Bantul.
Nugroho memastikan bahwa Pemkab telah menyiapkan ruang anggaran untuk pemberian bonus tersebut.
“Jadi, anggarannya ada. Untuk bonus nanti dianggarkan pada tahun 2026. Penyerahannya diharapkan pada triwulan pertama tahun 2026 juga,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
SLB Tunas Bhakti di Pleret, Bantul, direvitalisasi Kemendikdasmen. DPRD Bantul mendorong pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.