Karang Taruna Goes to School Ajak Siswa SRMA 19 Siapkan Masa Depan
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara/Pemkab Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Hasil pengukuran intensitas cahaya di Stadion Sultan Agung menunjukkan angka memenuhi standar. LIB memastikan PSIM Jogja dapat menggelar laga kandang malam hari tanpa kendala pencahayaan.
Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Titik Sunarti, menjelaskan bahwa pengukuran lampu SSA telah dilakukan pada Sabtu (6/12/2025) malam dengan menyalakan lampu stadion selama lebih dari dua jam.
“Pengukuran dilakukan mulai pukul 19.00–22.00 WIB,” ujar Titik, Senin (8/12/2025).
Hasil pengukuran menunjukkan bahwa intensitas cahaya lampu SSA telah mencapai standar minimal PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk pertandingan malam, yaitu 1.200 lux. Di area tengah lapangan, rata-rata lux mencapai 1.250, sementara area pinggir berada di angka 1.050.
“Sudah memenuhi standar,” kata Titik.
Dengan hasil tersebut, PSIM Jogja dipastikan bisa menggelar pertandingan sepak bola pada malam hari di SSA tanpa kendala teknis terkait pencahayaan. “Artinya sudah bisa kalau menggelar pertandingan malam hari,” ungkap Titik.
Adapun jadwal pertandingan kandang Laskar Mataram direncanakan berlangsung pada 30 Desember 2025 nanti melawan PSBS Biak pukul 19.00 WIB. Laga ini akan menjadi pertandingan perdana bagi PSIM yang digelar malam hari di markas sendiri.
Sebelumnya, Titik Sunarti mengatakan standar pencahayaan untuk kompetisi Liga 1 minimal 1.200 lux, sementara pencahayaan di SSA sebelum diperbaiki baru mencapai 740 lux.
“Pemkab tidak punya anggaran untuk penggantian lampu. Maka dari pihak PSIM yang akan menyediakan lampu baru. Dari empat tiang lampu, separuh dari masing-masingnya akan menggunakan lampu baru, sisanya tetap memakai lampu lama,” ujarnya, Rabu (12/11/2025).
Titik menambahkan, pemasangan lampu baru dijadwalkan pada Desember 2025 dan akan digunakan selama setengah musim sisa kompetisi Liga 1 yang dimulai hingga pertengahan 2026. Setelah kompetisi selesai, lampu baru tersebut akan dikembalikan kepada PSIM Jogja.
“Jadi sifatnya sementara, hanya dipakai selama kurang lebih setengah musim. Setelah liga selesai, lampu-lampu baru itu akan dibawa kembali,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Siswa SRMA 19 Bantul diajak aktif di lingkungan dan mengembangkan kemampuan agar mampu menjadi penggerak sekaligus mengurangi urbanisasi.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
PPh marketplace dimajukan menjadi 1 Oktober 2026. DJP menyebut keputusan itu diambil karena kesiapan teknis empat platform.
Sebanyak 52,41% pekerja DIY masih berada di sektor informal. Buruh menilai kondisi ini menunjukkan warga menciptakan lapangan kerja sendiri.