Hujan Diprediksi Mundur ke Desember, Pertanian Sleman Diminta Waspada
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Bupati Sleman Harda Kiswaya - Harian Jogja/Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Penyaluran Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSP) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Sleman meningkat pesat pada 2025, dengan 89 perusahaan menggelontorkan lebih dari Rp20 miliar untuk pendidikan dan kesehatan.
Sekretaris Bappeda Sleman, Nunuk Hartati, merinci alokasi dana CSR tersebut didominasi oleh program pemberdayaan sosial. Sekitar 80% atau Rp16 miliar dari total dana dialokasikan untuk sektor pendidikan—meliputi beasiswa dari jenjang SD hingga perguruan tinggi—dan sektor kesehatan, seperti pencegahan stunting dan pemeliharaan kesehatan masyarakat.
Alokasi sisanya dibagi untuk:
Nunuk mencatat bahwa jumlah perusahaan yang aktif dalam Forum TJSP Sleman terus bertambah setiap tahunnya, menunjukkan kesadaran dan partisipasi yang semakin tinggi dari sektor swasta:
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menekankan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan kerja sama yang konsisten dari berbagai pihak. TJSP, menurutnya, adalah komitmen moral dan sosial dari dunia usaha untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dan lingkungan yang melampaui kewajiban formal perusahaan.
"TJSP bukan hanya sekadar kewajiban, namun merupakan bentuk peran serta aktif perusahaan dalam membangun kemitraan yang setara dengan pemerintah dan masyarakat, dalam rangka mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Harda dalam laporannya pada Selasa (9/12/2025).
Bupati mengimbau seluruh perusahaan agar melihat TJSP sebagai investasi sosial jangka panjang yang akan menciptakan nilai bersama (shared value) antara dunia usaha dan masyarakat. Melalui TJSP yang terarah, terukur, dan partisipatif, transformasi sosial yang berdampak luas dan berkelanjutan dapat terwujud.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sleman mengajak Forum TJSP untuk menciptakan terobosan dalam meningkatkan efisiensi komunikasi, koordinasi, serta mendorong ekosistem ekonomi yang saling menguntungkan.
"Pemerintah Kabupaten Sleman berkomitmen untuk terus mendukung iklim investasi yang sehat, penyediaan kemudahan perizinan, penguatan infrastruktur, dan penciptaan stabilitas sosial yang mendukung kelangsungan bisnis. Konsep tanggung jawab sosial perusahaan bukan sekadar program tambahan, melainkan bagian integral dari strategi bisnis modern," tambahnya.
Salah satu perusahaan yang aktif dalam kegiatan TJSP adalah PT Yureka Edukasi Cipta (YEC), sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan pelatihan pendidikan.
Perwakilan PT YEC, Malik Akbar, memaparkan beberapa kontribusi TJSP yang telah mereka lakukan, antara lain:
"Saya sangat mengapresiasi acara penghargaan ini. Saya berharap acara ini dapat menginspirasi dan meningkatkan kolaborasi antara sektor swasta dan pemerintah," ujar Malik (12/9/2025). PT YEC sendiri terdaftar sebagai Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) serta Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) di Kabupaten Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau di Sleman diprediksi lebih panjang hingga Desember. DP3 meminta petani mengatur pola tanam dan mengantisipasi keterbatasan air.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.