Wali Kota Hasto Minta Suporter PSIM dan PSS Jaga Damai saat Derbi DIY
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta suporter PSIM dan PSS menjaga kondusivitas saat derbi DIY kembali hadir di Super League 2026/2027.
Pergelaran wayang kulit yang digelar dalam acara Atraksi Seni Wisata Embung Krapyak, di Desa Banjaroyo, Kalibawang, Sabtu (6/10).istimewa
Harianjogja.com, JOGJA - DPRD DIY menyiapkan pementasan wayang kulit sebagai ruang refleksi nilai kepahlawanan dan spirit kebangsaan melalui pendekatan seni budaya. Pertunjukan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu (13/12/2025) malam di halaman gedung DPRD DIY mulai pukul 20.00 WIB.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menjelaskan rencana ini digagas sebagai cara menghadirkan kembali ruang bersama bagi publik untuk merenungi perjalanan demokrasi serta kehidupan bernegara. DPRD DIY menilai medium kebudayaan memiliki kekuatan kuat dalam menyampaikan pesan-pesan fundamental tentang bangsa.
“Kami memilih jalur seni untuk membaca ulang perjalanan kebangsaan kita. Dari situ masyarakat dapat menimbang kembali dinamika demokrasi dan hak-hak hidup bernegara,” ujar Eko Suwanto, Kamis (11/12/2025).
Eko menambahkan bahwa pagelaran ini ditujukan tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga sebagai ajakan bagi para pemangku kebijakan di pusat hingga daerah agar kembali menempatkan nilai-nilai kepahlawanan sebagai pedoman sikap. Menurutnya, nilai tersebut meliputi kecintaan pada negeri, keberanian mendahulukan kepentingan publik, serta komitmen menjaga integritas.
Pagelaran wayang kulit yang digelar gratis dan terbuka ini menampilkan dalang Ki Geter Pramuji Widodo. Lakon Kangsa Adu Jago dipilih untuk membawa pesan tentang keberanian melawan kejahatan, semangat menjaga kebangsaan, serta kemenangan nilai-nilai benar yang menjadi inti dari pertunjukan tersebut.
“Melalui lakon ini, kami ingin mengingatkan kembali bahwa perjuangan menegakkan kebenaran selalu relevan. Seni wayang memberi ruang bagi kita untuk menyerapnya dengan cara yang lebih dekat,” kata Eko.
Selain pementasan wayang, acara juga dilengkapi dengan lantunan lagu-lagu bertema nasionalis sebagai penguat suasana. Pihaknya berharap masyarakat maupun wisatawan dapat menikmati pertunjukan budaya yang sarat makna ini.
“Harapan kami, warga bisa datang beramai-ramai dan merasakan energi kebangsaan yang disampaikan lewat seni tradisi. Mari kita saksikan bersama dan mengambil pelajaran dari pesan-pesan yang dibawakan,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo meminta suporter PSIM dan PSS menjaga kondusivitas saat derbi DIY kembali hadir di Super League 2026/2027.
Pasar motor listrik di Jogja terus tumbuh. Indomobil eMotor menyebut Sleman menjadi pasar terbesar dengan penjualan menjanjikan.
Jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 dan perjalanan sejak pagi.
Barcelona gagal mencapai 100 poin usai kalah dari Deportivo Alaves. Hansi Flick tetap puas dengan performa pemain muda Blaugrana.
Jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Jumat 15 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Polres Kudus mengamankan lima pemuda yang membawa senjata tajam saat menggeruduk kompleks perumahan di Kecamatan Bae.