HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Sampah tercecer di trotoar Jalan Malioboro./Harian Jogja-Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mengantisipasi lonjakan sampah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) dengan menyiapkan puluhan truk pengangkut sampah, terutama untuk menjaga kebersihan kawasan Malioboro.
Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, menuturkan kebersihan Kota Jogja, terutama Malioboro, menjadi perhatian utama Pemkot Jogja selama libur Nataru. Ia memperkirakan volume sampah meningkat sekitar 40% dibandingkan hari biasa, dari rata-rata 260 ton per hari.
Proyeksi lonjakan sampah tersebut, menurut Hasto, didasarkan pada tren peningkatan volume sampah pada momen Natal dan Tahun Baru dalam beberapa tahun terakhir.
“Kebersihan di Malioboro akan kita antisipasi. Biasanya malam tahun baru setelah itu terjadi hujan sampah, sehingga perlu kita antisipasi sejak awal,” katanya dalam Jumpa Pers Persiapan Akhir Tahun di Balai Kota Jogja, Rabu (17/12/2025).
Untuk mengantisipasi penumpukan sampah, Pemkot Jogja menyiapkan 45 truk sampah, dengan 15 unit di antaranya merupakan truk kompresi yang mampu mengepres sampah selama proses pengangkutan.
Selain itu, khusus pada hari Senin dan Rabu, Pemkot Jogja akan mengerahkan 100 unit truk sampah untuk mengantisipasi lonjakan sampah di depo-depo penampungan.
Selain armada pengangkut, Pemkot Jogja juga menyiapkan titik pengelolaan sampah organik kering, antara lain di wilayah Bener dan Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasty). Lokasi tersebut akan dimanfaatkan untuk pengolahan sampah organik kering selama libur Nataru.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Rajwan Taufiq, menyampaikan bahwa sejumlah depo sampah telah dikosongkan sebagai bagian dari langkah antisipasi sampah Nataru.
Depo yang sudah dikosongkan antara lain Depo Sampah Mandala Krida, Pengok, Kotabaru, Purawisata, dan Argolubang. Adapun Depo Sampah Serangan dan Pasar Ngasem masih dalam proses penanganan.
“Depo Kotabaru sudah kosong dan ditutup, tidak dibuka lagi. Karena lokasinya dekat gereja, sudah kita lakukan rekayasa,” katanya.
Rajwan menambahkan, depo sampah yang masih terdapat timbunan berada di Pringgokusuman dan Serangan, dan pihaknya akan menangani timbunan sampah tersebut dalam waktu dekat.
Ia memastikan depo-depo sampah di sekitar sumbu filosofi Kota Jogja tetap bersih dan terkendali meskipun terjadi peningkatan volume sampah harian selama libur Nataru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.