Polres Bantul Bongkar Peredaran Pil Sapi di Banguntapan
Peredaran obat terlarang pil putih berlambang “Y” atau yang dikenal di kalangan pengguna sebagai “pil sapi” berhasil dibongkar Satresnarkoba Polres Bantul.
Kepala Bidang Angkutan, Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo menyampaikan mengenai rencana operasional bus sekolah di ruangannya, Kamis (7/12/2023). (Harian Jogja/Stefani Yulindriani)
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul menerima tambahan satu unit bus sekolah gratis dari Kementerian Perhubungan dan tengah mematangkan rute layanan bagi pelajar.
Meski armada sudah tersedia, bus tersebut belum dapat langsung dioperasikan. Dishub Bantul saat ini masih menunggu instruksi dari Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, guna menentukan skema layanan, termasuk detail rute dan pembiayaan operasional.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Bantul, Toto Pamudji Rahardjo, menjelaskan bahwa pihaknya tengah menyusun perencanaan teknis yang mendalam. Fokus utama mencakup pola pemanfaatan bus, kebutuhan anggaran, hingga jalur pelayanan strategis yang akan dilalui.
“Rencananya nanti tentu saja layanan bus sekolah ini untuk anak-anak sekolah yang ada di Kabupaten Bantul,” jelas Toto, Kamis (18/12/2025).
Dishub Bantul telah menyiapkan draf awal jalur pelayanan. Wilayah Imogiri, Jetis, dan Bantul masuk dalam rencana penempatan jalur utama. Kendati demikian, rencana tersebut masih bersifat dinamis dan menunggu keputusan final dari kepala daerah.
Selain penentuan rute, Dishub mengusulkan dukungan penuh dari pemerintah daerah (Pemda) terkait biaya operasional. Dukungan ini meliputi penyediaan bahan bakar minyak (BBM) serta komponen pendukung lainnya agar layanan dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.
“Kapasitas bus sekolah baru ini berkisar antara 18 sampai 19 siswa,” ungkap Toto.
Dengan tambahan armada ini, Dishub Bantul menargetkan peningkatan kualitas layanan transportasi bagi pelajar, baik untuk keberangkatan maupun kepulangan sekolah. Program ini merupakan bagian dari upaya menciptakan sistem transportasi yang lebih aman bagi anak-anak di bawah umur.
Lebih jauh, Toto berharap keberadaan bus sekolah gratis ini dapat berkontribusi signifikan dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pelajar. Layanan ini juga diharapkan menjadi sarana edukasi bagi siswa maupun orang tua mengenai pentingnya beralih ke moda transportasi massal yang lebih selamat.
“Karena ini nanti rencananya akan diberikan layanan bus sekolah secara gratis, kami harap orang tua tidak lagi mengizinkan anak yang belum cukup umur untuk membawa kendaraan pribadi,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peredaran obat terlarang pil putih berlambang “Y” atau yang dikenal di kalangan pengguna sebagai “pil sapi” berhasil dibongkar Satresnarkoba Polres Bantul.
Kasus daycare Jogja, 32 anak mulai divisum. Dugaan kekerasan fisik dan psikis, korban diperkirakan capai 130 anak.
Dua ASN Kementerian PU dipanggil dari luar negeri karena dugaan suap dan pelanggaran etik. Menteri PU tegaskan disiplin.
Jogja jadi tuan rumah Kongres XV HIMPSI 2026. Bahas kesehatan mental, SDM, hingga ketangguhan bangsa di era global.
PPIH siapkan jalur khusus lansia di Terminal Ajyad Makkah. Bus shalawat ditambah hingga 140 armada jelang puncak haji.
Imigrasi Yogyakarta gagalkan 3 calon haji non-prosedural di Bandara YIA. Total 6 orang dicegah, modus jalur ilegal terendus sistem.