Operasi KRYD di Bantul Ungkap Peredaran Arak dan Obat Terlarang
Polres Bantul menyita ratusan botol miras, puluhan galon arak, dan pil psikotropika dalam Operasi KRYD di sejumlah wilayah Bantul.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kesalahpahaman antara pengendara sepeda motor dan warga Karanggayam, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, berujung keributan pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sitimulyo–Segoroyoso, tepatnya di depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani, sekitar pukul 00.15 WIB, sesaat setelah warga merayakan malam pergantian tahun.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, keributan bermula ketika warga Karanggayam yang masih berkumpul di sekitar Tugu Karanggayam didatangi sekitar lima pengendara sepeda motor.
“Kelompok pengendara tersebut diduga melakukan provokasi dengan mengajak berkelahi,” kata Rita, Kamis.
Merasa terprovokasi, warga kemudian mengejar para pengendara motor hingga ke depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani. Namun, setibanya di lokasi, warga mendapati adanya rombongan lain pengendara sepeda motor dengan jumlah sekitar 25 orang.
“Kondisi itu memicu terjadinya keributan antara warga Karanggayam dan rombongan pengendara sepeda motor,” ujarnya.
Karena kalah jumlah, warga Karanggayam berteriak meminta bantuan warga sekitar. Situasi pun berbalik, sehingga rombongan pengendara sepeda motor berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam upaya melarikan diri tersebut, dua sepeda motor tertinggal dan berhasil diamankan petugas. Kendaraan yang diamankan masing-masing Honda Scoopy warna abu-abu dengan nomor polisi AB 3418 XL dan Honda Scoopy warna putih hitam dengan nomor polisi AB 4943 JR.
Akibat keributan tersebut, beberapa orang mengalami luka ringan. Reza Bagus Tri Saputra mengalami luka lecet di telinga kanan akibat sabetan sabuk. Sementara Aditiya Saputra mengalami luka lecet akibat terjatuh, dengan luka di bagian kepala samping kanan dan belakang, serta tangan dan kaki.
Pasca kejadian, warga Karanggayam sempat bersiaga di sekitar Tugu Karanggayam untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan hingga sekitar pukul 03.00 WIB.
“Warga akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat imbauan dari personel gabungan Polres Bantul dan Polsek Piyungan,” kata Rita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul menyita ratusan botol miras, puluhan galon arak, dan pil psikotropika dalam Operasi KRYD di sejumlah wilayah Bantul.
Menkeu Purbaya memastikan pembiayaan MBG dan pengadaan alutsista tetap aman dengan defisit APBN dijaga di bawah 3 persen.
Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) Yogyakarta kembali menggelar EduCareer Connect 2026 bertajuk “From Campus to Career: Connecting Education, Opportunities
Penataan sempadan Sungai Lowanu Jogja dipercepat untuk mencegah longsor sekaligus mendukung wisata kuliner yang aman.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.