Pria di Bantul Ditangkap Warga, Sembunyikan Sabu dalam Kopi
Warga Jotawang, Bantul, mengamankan pria yang dicurigai membawa sabu 0,33 gram dalam bungkus kopi sebelum diserahkan ke polisi.
Ilustrasi tawuran./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Kesalahpahaman antara pengendara sepeda motor dan warga Karanggayam, Kalurahan Sitimulyo, Kapanewon Piyungan, Bantul, berujung keributan pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Sitimulyo–Segoroyoso, tepatnya di depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani, sekitar pukul 00.15 WIB, sesaat setelah warga merayakan malam pergantian tahun.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, keributan bermula ketika warga Karanggayam yang masih berkumpul di sekitar Tugu Karanggayam didatangi sekitar lima pengendara sepeda motor.
“Kelompok pengendara tersebut diduga melakukan provokasi dengan mengajak berkelahi,” kata Rita, Kamis.
Merasa terprovokasi, warga kemudian mengejar para pengendara motor hingga ke depan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Madani. Namun, setibanya di lokasi, warga mendapati adanya rombongan lain pengendara sepeda motor dengan jumlah sekitar 25 orang.
“Kondisi itu memicu terjadinya keributan antara warga Karanggayam dan rombongan pengendara sepeda motor,” ujarnya.
Karena kalah jumlah, warga Karanggayam berteriak meminta bantuan warga sekitar. Situasi pun berbalik, sehingga rombongan pengendara sepeda motor berusaha melarikan diri dari lokasi kejadian.
Dalam upaya melarikan diri tersebut, dua sepeda motor tertinggal dan berhasil diamankan petugas. Kendaraan yang diamankan masing-masing Honda Scoopy warna abu-abu dengan nomor polisi AB 3418 XL dan Honda Scoopy warna putih hitam dengan nomor polisi AB 4943 JR.
Akibat keributan tersebut, beberapa orang mengalami luka ringan. Reza Bagus Tri Saputra mengalami luka lecet di telinga kanan akibat sabetan sabuk. Sementara Aditiya Saputra mengalami luka lecet akibat terjatuh, dengan luka di bagian kepala samping kanan dan belakang, serta tangan dan kaki.
Pasca kejadian, warga Karanggayam sempat bersiaga di sekitar Tugu Karanggayam untuk mengantisipasi kemungkinan adanya aksi balasan hingga sekitar pukul 03.00 WIB.
“Warga akhirnya membubarkan diri dan kembali ke rumah masing-masing setelah mendapat imbauan dari personel gabungan Polres Bantul dan Polsek Piyungan,” kata Rita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Jotawang, Bantul, mengamankan pria yang dicurigai membawa sabu 0,33 gram dalam bungkus kopi sebelum diserahkan ke polisi.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.