Wabup Gunungkidul Joko Parwoto Absen di Hari Jadi, Ini Alasannya
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep saat melantik mantan Bupati Gunungkidul, Sunaryanta sebagai Ketua DPW PSI DIY di D’Girijati Resort and Beach Club di Kalurahan Girijati, Purwosari, Kamis (8/1/2025)/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL —Mantan Bupati Gunungkidul Sunaryanta resmi menjabat Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DIY. Sunaryanta dilantik langsung Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep di D’Girijati Resort and Beach Club, Kalurahan Girijati, Purwosari, Kamis (8/1/2026) malam.
Sunaryanta mengungkapkan, keputusannya bergabung dengan PSI didasari oleh jiwa nasionalis yang ia miliki. Ia berkomitmen penuh untuk membesarkan partai dengan target menambah jumlah perwakilan di tingkat DPRD kabupaten/kota maupun provinsi pada periode mendatang.
“Saat ini baru ada satu wakil rakyat dari PSI di DIY. Harapannya, pada Pemilu 2029 mendatang, jumlah kursi yang diraih di setiap kabupaten, kota, maupun provinsi bisa bertambah signifikan,” ujar Sunaryanta, Jumat (9/1/2026).
Guna merealisasikan target tersebut, Sunaryanta menginstruksikan para pengurus di daerah untuk segera melengkapi struktur kepengurusan di wilayah masing-masing. Ia menegaskan tidak akan melakukan intervensi dalam proses pembentukan pengurus maupun kaderisasi di tingkat bawah.
Terkait rekrutmen calon legislatif (caleg) yang akan bertarung di pemilu, Sunaryanta menyerahkan mandat sepenuhnya kepada pengurus DPD di tingkat kabupaten dan kota. Ia percaya para pengurus daerah memiliki pengalaman dan insting politik yang kuat untuk menjaring figur potensial.
“Saya yakin dan percaya pada kemampuan pengurus di kabupaten dan kota. Setelah kepengurusan terbentuk, segera mulai konsolidasi dan rekrut calon-calon terbaik yang akan bertarung di Pileg maupun Pilkada,” tegasnya.
Dalam pidatonya, Sunaryanta juga memberikan pernyataan tegas terkait akuntabilitas kepemimpinannya. Ia berjanji siap menanggalkan jabatannya sebagai Ketua DPW PSI DIY jika tidak mampu membawa perubahan atau peningkatan bagi partai.
“Harus ada progres yang lebih baik. Jika tidak ada peningkatan, saya siap mundur. Prinsip ini juga berlaku bagi pengurus di daerah; saya harap ada kesadaran untuk mundur tanpa harus diberhentikan jika target tidak tercapai,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, menjelaskan bahwa kehadirannya di Gunungkidul tidak hanya untuk melantik pengurus baru, tetapi juga memimpin Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil). Ia memiliki ambisi besar untuk menjadikan DIY sebagai salah satu lumbung suara PSI.
“Saya meminta Ketua DPW PSI DIY bekerja lebih keras untuk mencapai target. Memang tidak mudah, tetapi kami akan berupaya maksimal mewujudkan DIY sebagai 'kandangnya gajah',” pungkas Kaesang merujuk pada simbol kekuatan partainya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wabup Gunungkidul Joko Parwoto menjelaskan ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda Hari Jadi ke-196 karena sakit gigi dan perlu penanganan dokter.
Singapura menyebut pengurangan ekspor gas Indonesia kurang dari 2% kebutuhan harian dan menyiapkan pasokan LNG serta cadangan bahan bakar.
Kemenkes membantah narasi Menkes Budi Gunadi Sadikin sesak napas saat memakai tabung oksigen di Palangka Raya dan menjelaskan tujuan kunjungannya.
Serangan udara koalisi pimpinan Arab Saudi di Sanaa, Yaman, menewaskan sedikitnya 12 orang dan melukai lebih dari 14 lainnya.
BNPB memantau karhutla di Way Kambas yang berdampak pada 7.000 hektare lahan. Pemadaman terkendala gambut, angin, dan keterbatasan air.
Survei IPO dua tahun Kabinet Merah Putih menempatkan Bahlil Lahadalia sebagai menteri paling diingat publik dengan angka top of mind 37,5%.