Sukma Lintang Wakili Indonesia di Asian Games 2026
Atlet panjat tebing DIY Sukma Lintang Cahyani resmi mewakili Indonesia di Asian Games 2026 Jepang. Ia akan bersaing di nomor lead melawan para pemanjat terbaik
Ponsel pintar, aplikasi ponsel ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Komunikasi dan Informatika (Dikominfo) Kabupaten Bantul tengah mengembangkan sebuah aplikasi baru untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Platform ini disiapkan agar proses administrasi dan pencatatan seluruh kegiatan koperasi bisa dilakukan lebih praktis, akurat, dan terintegrasi.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dikominfo Bantul, Arif Darmawan, menjelaskan selama ini pengelolaan KDMP masih banyak dilakukan secara manual. Padahal jenis usaha koperasi tergolong beragam, mulai dari ritel sembako hingga layanan distribusi LPG, sehingga membutuhkan sistem yang lebih rapi dan terstruktur.
“Kalau pencatatan manual tentu repot. Jenis usahanya banyak. Aplikasi ini disiapkan supaya semua KDMP bisa mengelola operasionalnya lebih mudah,” kata Arif, Jumat (9/1/2026).
Arif menuturkan, pemerintah pusat sebenarnya juga memiliki aplikasi pengelolaan KDMP. Namun fitur yang tersedia belum mampu mengakomodasi kebutuhan lebih rinci, terutama terkait klasifikasi usaha koperasi di daerah.
Menurut Arif, aplikasi yang dikembangkan Bantul memberikan ruang penyesuaian lebih fleksibel. Setiap jenis usaha bisa dikelompokkan secara detail, dan seluruh aktivitas operasional dapat dicatat dalam satu sistem.
Tidak hanya itu, pengelolaan iuran anggota—baik iuran pokok maupun iuran wajib—juga disediakan dalam aplikasi. Nominal iuran yang berbeda antaranggota dapat dimasukkan, sehingga perhitungan Sisa Hasil Usaha (SHU) menjadi lebih mudah serta transparan.
“Karena SHU itu hitungannya matematis, lewat aplikasi ini prosesnya jadi lebih akurat dan bisa dipantau kapan saja,” ujarnya.
Kepala Dikominfo Bantul, Bobot Ariffi Aidin, menambahkan aplikasi tersebut dirancang berbasis situs web agar lebih optimal digunakan oleh pengurus koperasi. Pengembangannya dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMP) Bantul.
Bobot menyebutkan bahwa aplikasi ditargetkan dapat digunakan pada awal tahun ini. Sementara penamaan aplikasi masih dalam tahap pembahasan dan tidak menjadi prioritas.
“Yang terpenting adalah fungsinya. Nantinya akan ada bimbingan untuk seluruh pengurus terkait penggunaan aplikasi,” kata Bobot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Atlet panjat tebing DIY Sukma Lintang Cahyani resmi mewakili Indonesia di Asian Games 2026 Jepang. Ia akan bersaing di nomor lead melawan para pemanjat terbaik
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.