Survei SPPG Bantul Dimulai Akhir September, MBG Dipantau Ketat
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Ponsel pintar, aplikasi ponsel ilustrasi - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Komunikasi dan Informatika (Dikominfo) Kabupaten Bantul tengah mengembangkan sebuah aplikasi baru untuk mendukung pengelolaan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Platform ini disiapkan agar proses administrasi dan pencatatan seluruh kegiatan koperasi bisa dilakukan lebih praktis, akurat, dan terintegrasi.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Dikominfo Bantul, Arif Darmawan, menjelaskan selama ini pengelolaan KDMP masih banyak dilakukan secara manual. Padahal jenis usaha koperasi tergolong beragam, mulai dari ritel sembako hingga layanan distribusi LPG, sehingga membutuhkan sistem yang lebih rapi dan terstruktur.
“Kalau pencatatan manual tentu repot. Jenis usahanya banyak. Aplikasi ini disiapkan supaya semua KDMP bisa mengelola operasionalnya lebih mudah,” kata Arif, Jumat (9/1/2026).
Arif menuturkan, pemerintah pusat sebenarnya juga memiliki aplikasi pengelolaan KDMP. Namun fitur yang tersedia belum mampu mengakomodasi kebutuhan lebih rinci, terutama terkait klasifikasi usaha koperasi di daerah.
Menurut Arif, aplikasi yang dikembangkan Bantul memberikan ruang penyesuaian lebih fleksibel. Setiap jenis usaha bisa dikelompokkan secara detail, dan seluruh aktivitas operasional dapat dicatat dalam satu sistem.
Tidak hanya itu, pengelolaan iuran anggota—baik iuran pokok maupun iuran wajib—juga disediakan dalam aplikasi. Nominal iuran yang berbeda antaranggota dapat dimasukkan, sehingga perhitungan Sisa Hasil Usaha (SHU) menjadi lebih mudah serta transparan.
“Karena SHU itu hitungannya matematis, lewat aplikasi ini prosesnya jadi lebih akurat dan bisa dipantau kapan saja,” ujarnya.
Kepala Dikominfo Bantul, Bobot Ariffi Aidin, menambahkan aplikasi tersebut dirancang berbasis situs web agar lebih optimal digunakan oleh pengurus koperasi. Pengembangannya dilakukan melalui koordinasi dengan Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (KUKMP) Bantul.
Bobot menyebutkan bahwa aplikasi ditargetkan dapat digunakan pada awal tahun ini. Sementara penamaan aplikasi masih dalam tahap pembahasan dan tidak menjadi prioritas.
“Yang terpenting adalah fungsinya. Nantinya akan ada bimbingan untuk seluruh pengurus terkait penggunaan aplikasi,” kata Bobot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.