Polisi Ungkap Penganiayaan Remaja di Bantul dari Hasil Rekonstruksi
Polres Bantul gelar rekonstruksi kasus tewasnya remaja 16 tahun. Terungkap 40 adegan kekerasan yang dilakukan para tersangka.
Petugas memasang plang penanda Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Banguntapan di kompleks kalurahan setempat, Selasa (14/10/2025). Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, BANTUL–Implementasi program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Bantul mulai memasuki fase operasional, mencakup Sekolah Rakyat, Koperasi Desa Merah Putih, hingga Kampung Nelayan.
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 19 Bantul Siap Belajar
Di bidang pendidikan, SRMA 19 Bantul menjadi etalase penguatan akses pendidikan bagi masyarakat. Fasilitas dasar bagi peserta didik, baik untuk kegiatan belajar maupun kehidupan di asrama, kini telah terpenuhi.
Wakil Kepala Bagian Humas Sekolah Rakyat Sonosewu, Lilik Eka Saputra, menyatakan bahwa pengadaan seragam siswa hampir rampung, termasuk seragam harian dan seragam pesiar. Selain itu, aspek modernisasi pembelajaran digital mulai dioptimalkan.
Namun, Lilik mencatat masih ada tantangan pada pemenuhan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya kebutuhan guru agama Katolik. Saat ini, koordinasi lintas instansi terus dilakukan untuk menugaskan tenaga pendidik yang sesuai guna mendampingi siswa.
Pengembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)
Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) juga terus mengawal program ekonomi kerakyatan. Kepala DKUKMPP Bantul, Prapta Nugraha, menyebutkan tahun ini ditargetkan ada penambahan 10 gerai baru KDMP.
"Saat ini sekitar 50 gerai telah beroperasi di berbagai kalurahan dengan model usaha yang menyesuaikan potensi lokal, seperti penyediaan pupuk, gas, hingga paket kebutuhan pokok," ujar Prapta.
Ekosistem usaha ini juga diperkuat dengan partisipasi lebih dari seribu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mendaftar untuk mendukung unit-unit usaha berbasis komunitas tersebut.
Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Poncosari Segera Rampung
Proyek prioritas lainnya adalah pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kalurahan Poncosari, Kapanewon Srandakan. Proyek yang dikelola langsung oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) ini ditargetkan rampung 100 persen dalam waktu dekat.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul, Istriyani, menjelaskan bahwa setelah konstruksi selesai, aset akan diserahkan kepada Koperasi Desa Merah Putih Poncosari. Aset tersebut meliputi:
"Syarat utama bagi nelayan untuk mengakses fasilitas ini adalah wajib menjadi anggota koperasi. Kami ingin memastikan aset ini langsung dimanfaatkan dan tidak mangkrak," tegas Istriyani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul gelar rekonstruksi kasus tewasnya remaja 16 tahun. Terungkap 40 adegan kekerasan yang dilakukan para tersangka.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Radar GCI buatan PT Len Industri resmi dioperasikan untuk memperkuat pengawasan udara Indonesia dan sistem pertahanan nasional.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul 19 Mei 2026 di Wiladeg Karangmojo dan titik layanan lain untuk perpanjangan SIM A dan C.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.