Identitas 11 Bayi di Pakem Sleman Masih Ditelusuri
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih dibuat oleh AI ChatGPT
Harianjogja.com, SLEMAN—Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Tamanmartani, Kalasan, Sleman, memperkuat permodalan usaha setelah berhasil mencairkan pinjaman Rp750 juta dari LPDB KUMKM RI. Adapun pengajuan awal dari KDMP Tamanmartani ke LPDB KUMKM RI adalah sebesar Rp1,5 miliar.
Ketua KDMP Tamanmartani, Mawardi, menjelaskan bahwa dana pinjaman tersebut telah dialokasikan untuk mengisi stok gerai usaha, mulai dari penyediaan pupuk hingga bahan pokok (sembako). Selain itu, pihaknya tengah gencar melakukan ekspansi bisnis melalui skema kolaborasi.
“Kami sedang memproses nota kesepahaman (MoU) dengan Amigo untuk kerja sama titip jual pakaian di koperasi kami dengan sistem bagi hasil. Targetnya, bulan depan proses kerja sama ini sudah selesai,” ujar Mawardi saat dihubungi, Senin (12/1/2026).
Mawardi menambahkan, selain sektor perdagangan, KDMP Tamanmartani juga mendapatkan dukungan pengembangan usaha di sektor perikanan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Target 86 KDMP Beroperasi pada 2026
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (Dinkop UKM) Kabupaten Sleman, Sutiasih, memaparkan bahwa hingga akhir 2025, tercatat baru 30 KDMP di Bumi Sembada yang telah beroperasi secara penuh.
Menurutnya, KDMP di Sleman menunjukkan perkembangan positif pada tahun kedua, baik dari sisi kelembagaan maupun aset. Beberapa koperasi bahkan sudah terlibat dalam proyek strategis nasional. "Ada KDMP yang telah menjadi pemasok (supplier) untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), salah satunya KDMP Sidoarum di Kapanewon Godean," kata Sutiasih.
Sementara itu, Kepala Bidang Koperasi Dinkop UKM Sleman, Dewi Pratika Damayanti, menargetkan seluruh 86 KDMP di Sleman dapat beroperasi pada 2026. Ia mencatat, meski seluruh KDMP sudah memiliki kantor, baru 30 koperasi yang memiliki gerai usaha aktif.
Pentingnya Partisipasi Anggota dalam Permodalan
Dewi menekankan bahwa kekuatan utama KDMP terletak pada simpanan pokok dan wajib anggotanya. Jumlah anggota yang besar secara langsung akan memperkuat modal kerja koperasi.
Ia mencontohkan kesuksesan KDMP Tamanmartani yang kini memiliki sekitar 1.000 anggota berkat peran aktif pemerintah kalurahan. Dengan simpanan pokok sebesar Rp100.000 per orang, koperasi tersebut mampu menghimpun modal awal sebesar Rp100 juta.
“Ditambah lagi dengan simpanan wajib Rp5.000 per orang setiap bulannya. Peningkatan jumlah anggota ini sangat bergantung pada dukungan pemerintah kalurahan setempat,” pungkas Dewi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Cek jadwal bus DAMRI Bandara YIA ke Jogja dan Sleman Sabtu 23 Mei 2026 lengkap dengan rute dan tarif terbaru.
Pekan terakhir Liga Spanyol 2025/2026 diwarnai kekalahan Barcelona, kemenangan Real Madrid, dan drama degradasi Mallorca serta Girona.
BGN menegaskan pengajuan dapur MBG atau SPPG gratis tanpa pungutan biaya setelah muncul dugaan penjualan titik MBG di sejumlah daerah.
Jadwal angkutan KSPN Malioboro menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini Kamis 21 Mei 2026 lengkap dengan tarif terbaru.
Mobil anggota DPR RI Gus Hilman mengalami kecelakaan di Tol Pasuruan-Probolinggo yang menewaskan dua staf pendamping rombongan.