Sleman Ingatkan Risiko Zoonosis di Balik Kedekatan Manusia dan Anabul
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Wasit berusaha menyelamatkan diri dari pengeroyokan dalam laga final Liga 3 Regional DIY di Stadion Tridadi, Sleman, Rabu (22/12/2021). - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman mulai menyiapkan langkah awal revitalisasi Stadion Tridadi melalui penyusunan detail engineering design (DED) yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (DPUPKP). Revitalisasi ini diarahkan untuk memperkuat pembinaan olahraga di Bumi Sembada, khususnya cabang atletik.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman, Haryadi Widodo, mengatakan stadion hasil revitalisasi nantinya akan dilengkapi lintasan atletik berstandar internasional. Lintasan yang lebih representatif tersebut diharapkan mampu menunjang peningkatan kualitas atlet agar dapat bersaing di ajang nasional hingga internasional.
Namun, pembangunan lintasan atletik baru akan berdampak pada pengurangan kapasitas tribun Stadion Tridadi. Haryadi tidak merinci angka pasti pengurangan daya tampung tersebut.
“Yang jelas akan berkurang signifikan, karena lintasan atletik eksisting berubah [lebih lebar],” kata Haryadi saat dihubungi, Rabu (28/1/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman, Heru Saptono, memastikan tidak ada pembangunan fisik sarana dan prasarana olahraga pada 2026. Tahun ini difokuskan pada tahap perencanaan.
“Tahun ini masih penyusunan DED dulu oleh DPUPKP Sleman untuk Stadion Tridadi,” kata Heru.
Pembangunan Stadion Tridadi belum dapat direalisasikan pada 2026 karena belum tersedianya anggaran serta kebutuhan penyusunan DED sebagai dasar pelaksanaan. Heru menyebutkan anggaran revitalisasi stadion diperkirakan cukup besar.
Selain lintasan atletik, revitalisasi Stadion Tridadi juga menuntut penataan kawasan sekitar stadion. Salah satu konsekuensinya adalah perlunya penggantian pagar stadion untuk menyesuaikan desain baru.
Selama ini, Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Sleman diketahui belum memiliki lintasan atletik representatif. Berdasarkan catatan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sleman, atlet PASI kerap berlatih dengan meminjam Stadion Mandala Krida atau fasilitas milik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY).
Revitalisasi Stadion Tridadi merupakan salah satu program prioritas Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang telah disampaikan sejak masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Stadion Tridadi direncanakan menjadi pusat pembinaan olahraga yang tidak hanya berorientasi pada sepak bola, tetapi juga pengembangan berbagai cabang olahraga lainnya.
Harda Kiswaya meyakini peningkatan prestasi atlet tidak dapat dilepaskan dari ketersediaan dan kelaikan fasilitas olahraga. Ia menilai prestasi atlet atletik Sleman selama ini sudah membanggakan, namun perlu ditopang sarana yang lebih memadai.
Sebagai informasi, Stadion Tridadi diresmikan oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X pada 5 Februari 1995, saat beliau menjabat sebagai Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
erum BULOG memberikan dukungan modal usaha kepada 30 penyandang disabilitas di Kota Yogyakarta melalui program BULOG Peduli RPK Mandir
Pratikno menyebut Wantimpres berisi tokoh nasional beragam latar belakang yang siap memberi saran dan pertimbangan kepada Presiden Prabowo.
Mitchell Baker sudah mencetak 9 gol dalam 7 laga Timnas Indonesia, melewati 7 gol Ole Romeny yang dikoleksi dari 13 penampilan.
Cek mobil listrik di bawah Rp200 juta dan jarak tempuhnya. Ada Aira ev, BYD Atto 1, dan Seres E1 hingga 301 km.
Pemkot Jogja mendorong Gerakan Masyarakat Mencintai Pasar (Gemati) untuk menghidupkan kembali aktivitas pasar rakyat sekaligus memperluas transaksi digital