Dapur MBG di Banguntapan Ditolak, Warga Khawatir Polusi hingga Kekeringan
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Ilustrasi senjata tajam./JIBI
Harianjogja.com, BANTUL— Aksi pengendara sepeda motor berboncengan tiga sambil mengayun-ayunkan senjata tajam menggegerkan warga di wilayah Sewon hingga Jetis, Bantul, Minggu (8/2) dini hari. Insiden ini menimbulkan keresahan pengguna jalan dan berujung pada ditemukannya sepeda motor pelaku beserta dua bilah clurit yang ditinggalkan di wilayah Jetis.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di simpang empat Wojo, Kapanewon Sewon. Lima saksi yang melintas menggunakan mobil Nissan Grand Livina dari arah barat melihat sepeda motor Yamaha Aerox melaju dari arah utara ketika lampu lalu lintas menyala hijau dan kendaraan hendak berbelok ke Jalan Imogiri Barat.
Sepeda motor itu diketahui ditumpangi tiga orang, dengan dua penumpang mengayun-ayunkan senjata tajam jenis clurit. Aksi tersebut dinilai membahayakan dan memicu kepanikan, terlebih terjadi pada jam rawan dini hari.
Selain disaksikan pengendara mobil, seorang pengendara sepeda motor lain juga mengikuti kendaraan tersebut karena mencurigakan. Berdasarkan keterangan saksi, pengejaran kemudian dilakukan oleh para saksi mobil hingga ke wilayah Dusun Bungas, Kalurahan Sumberagung, Kapanewon Jetis.
Namun, pengejaran terhenti karena kondisi jalan yang becek dan minim penerangan. Para saksi kehilangan jejak pengendara sepeda motor tersebut saat memasuki wilayah Jetis.
Tidak menyerah, para saksi bersama warga sekitar melakukan pencarian dengan berjalan kaki. Dari hasil penelusuran, ditemukan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox dalam kondisi mesin masih menyala, tetapi tidak ada pengendara di sekitar lokasi.
Tak jauh dari sepeda motor, warga juga menemukan dua bilah senjata tajam jenis clurit yang diduga dibawa oleh para pelaku. Temuan tersebut kemudian segera dilaporkan kepada petugas patroli Polsek Jetis.
Kasi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto mengatakan, sepeda motor dan senjata tajam tersebut telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
“Petugas mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Aerox nomor polisi AB 3708 WP warna perak serta dua buah sajam jenis clurit,” kata Rita, Minggu (8/2/2026).
Menurut Rita, polisi telah meminta keterangan dan mencatat identitas para saksi untuk mendukung proses penyelidikan. Berdasarkan keterangan awal, lima saksi yang berada di dalam mobil diketahui baru pulang dari kawasan Pasar Niten sebelum kejadian berlangsung.
Sementara itu, pengendara sepeda motor lain yang turut mengikuti kendaraan mencurigakan tersebut mengaku mulai membuntuti sejak dari arah Kota Jogja. Keterangan ini turut menjadi bahan pendalaman aparat kepolisian.
Dalam kejadian tersebut, satu unit mobil Nissan Grand Livina milik saksi dilaporkan mengalami goresan pada bagian penutup mesin sebelah kiri. Tidak ada laporan korban luka dalam insiden ini.
Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pengendara sepeda motor yang meninggalkan kendaraan beserta senjata tajam tersebut. Aparat mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian ini demi menjaga keamanan wilayah Bantul.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Syarat membuat akta kematian meliputi surat kematian, KK, identitas pelapor, hingga formulir. Simak cara dan ketentuan pengurusannya.
Suyudi Ario Seto mengusung doktrin Polisi Bersama Masyarakat dan memaparkan agenda 100 hari pertama dalam uji kelayakan calon Kapolri di DPR.
Tarif tambahan US$100 bagi turis asing di Grand Canyon digugat perusahaan tur Arizona. Simak alasan gugatan dan aturan NPS.
Turis asing bisa mendapatkan tiket Shinkansen gratis ke Kagoshima. Simak syarat, cara klaim, negara peserta, dan periode promonya.
Klasemen Asian Games 2026 berubah setelah Nurisa Dian meraih emas. Indonesia kini mengoleksi 5 emas, 7 perak, dan 20 perunggu.