Pilur Bantul 2026, Calon Lurah Sabdodadi Bicara Digitalisasi Ekonomi
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Ilustrasi penangkapan - StockCake
Harianjogja.com, BANTUL—Kasus bentrokan remaja di Padukuhan Gadungan, Kalurahan Canden, Kapanewon Jetis, Bantul, terus berkembang setelah polisi mengamankan total 10 orang yang diduga terlibat. Hal ini ditegaskan Polres Bantul bahwa penindakan dilakukan menyusul penyelidikan lanjutan atas kejadian yang sempat viral di media sosial tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Bantul Iptu Rita Hidayanto menjelaskan jumlah remaja yang diamankan bertambah setelah sebelumnya polisi mengamankan enam orang, kemudian berhasil mengidentifikasi empat terduga pelaku lainnya.
“Dalam perkembangannya kemudian diketahui identitas empat orang lainnya yang diduga terlibat dalam kejadian di Canden,” kata Rita, Senin (16/2/2026).
Empat remaja tambahan yang diamankan masing-masing berinisial FF (19), GPR (18), ERP (17), dan MAK (16), yang seluruhnya merupakan warga Pleret, Bantul. Mereka diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.
Sementara enam terduga pelaku yang sebelumnya diamankan yakni MD (19), NA (18), RRA (18), TA (23), AMD (18), dan JW (19).
"Peran mereka yang sebelumnya diamankan berbeda-beda ada yang membawa senjata tajam dan ada yang tidak," ungkapnya.
Setelah pemeriksaan terhadap 10 remaja tersebut, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni MD dan TA, yang kemudian dilakukan penahanan karena terbukti membawa senjata tajam saat kejadian bentrokan di Canden Bantul.
Dari para terduga pelaku, polisi menyita barang bukti berupa tujuh senjata tajam jenis celurit serta satu stik golf. Polisi menduga kelompok tersebut sengaja mencari sasaran secara acak dan telah mempersiapkan senjata sebelum kejadian berlangsung.
Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menarasikan rombongan diduga pelaku klitih membawa senjata tajam dan terlibat bentrok dengan warga di wilayah Jetis, Bantul. Dalam unggahan akun Instagram @merapi_uncover disebutkan kejadian terjadi sekitar pukul 03.16 WIB dengan melibatkan rombongan enam hingga tujuh sepeda motor, salah satunya jenis PCX berwarna hitam.
Menindaklanjuti informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan pengembangan hingga akhirnya jumlah remaja yang diamankan dalam kasus bentrokan di Canden Bantul bertambah menjadi 10 orang, sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Calon Lurah Sabdodadi Sulistiyo menawarkan pembangunan berbasis marketing dan teknologi untuk meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan warga.
Kuota LPG 3 kg 2027 dipangkas menjadi 8 juta ton. Pemerintah menyiapkan CNG, jargas, dan kompor listrik sebagai energi alternatif.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.