Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Transporter mengumpulkan sampah di halaman Kelurahan Baciro, beberapa waktu lalu./ist Kelurahan Baciro
Harianjogja.com, JOGJA—Transporter atau penggerobak memegang peran kunci dalam pengelolaan sampah berbasis wilayah di Kota Jogja. Di Kelurahan Baciro, para transporter rutin menyetor sampah organik ke halaman kelurahan untuk diolah melalui sumur biopori jumbo.
Lurah Baciro, Sutikno, menjelaskan salah satu transporter aktif yakni Yustinus Katino yang melayani penjemputan sampah di wilayah RW 19. Katino secara rutin menempatkan sampah daun hasil penyapuan satu hingga dua kali dalam sepekan, menyesuaikan volume sampah.
Sampah daun tersebut kemudian diambil petugas dengan jadwal dua kali dalam seminggu. Selain daun, Katino juga memisahkan sampah organik basah seperti kulit buah dan sisa sayur mentah.
“Jenis sampah ini disendirikan dan ditempatkan pada sumur biopori jumbo yang dibangun di halaman kelurahan. Di halaman Kelurahan Baciro terdapat tujuh sumur biopori jumbo untuk penempatan sampah organik,” ujarnya, dikutip Sabtu (21/2/2206).
Fasilitas biopori jumbo juga dibangun di sejumlah titik lain di luar halaman kelurahan, seperti di Taman Kantil RW 9, Taman Bakung RW 8, serta halaman Balai Mangkukusuman RW 2. Selain itu, terdapat pula biopori yang dibangun secara swadaya oleh warga, salah satunya di RW 7.
Transporter lain, Tumijo, melayani penjemputan sampah warga RW 18. Sampah yang dikumpulkan terdiri atas berbagai jenis, baik organik maupun anorganik, basah maupun kering.
Di rumahnya, Tumijo melakukan pemilahan lanjutan guna mengurangi pembuangan sampah ke depo. Sampah anorganik dibawa ke bank sampah terdekat, sedangkan sampah organik basah seperti sisa makanan dan sayur matang ditempatkan dalam ember khusus.
Pada hari penjemputan, ember berisi sampah organik basah tersebut dibawa ke halaman kelurahan untuk kemudian diambil offtaker mitra Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta.
Para transporter di Baciro telah memperoleh sejumlah fasilitas dari Pemerintah Kota Jogja melalui kelurahan, di antaranya dua ember pemilahan sampah organik sisa dapur dan gerobak sampah. Pada 2025, Kelurahan Baciro menyalurkan 13 unit gerobak sampah kepada transporter melalui ketua RW.
Sutikno menegaskan aktivitas para transporter merupakan bentuk dukungan nyata dalam pengelolaan sampah di Kota Jogja. Pengelolaan sampah berbasis program Mas JOS (Masyarakat Jogja Olah Sampah) membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, termasuk transporter sebagai ujung tombak di tingkat wilayah.
“Pengelolaan sampah berbasis Mas JOS memerlukan dukungan dari berbagai pihak, salah satunya dari para transporter,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.
iPhone 18 Pro 1TB dan 2TB dilaporkan memakai QLC, sedangkan 256GB dan 512GB menggunakan TLC. Simak hasil uji performanya.