DPRD Jogja Soroti Target Parkir Dishub, Minta Sistem Diubah
DPRD Jogja meminta target retribusi parkir Dishub disesuaikan kondisi riil 731 titik parkir agar potensi pendapatan lebih optimal.
Terminal Giwangan, Jogja. Antara/Luqman Hakim
Harianjogja.com, JOGJA—Arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Giwangan diprediksi meningkat sekitar 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan mulai terasa beberapa hari menjelang Hari Raya, seiring tingginya mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan ke berbagai daerah.
Kenaikan jumlah penumpang pada arus mudik Lebaran 2026 tersebut diproyeksikan terjadi secara bertahap. Kepala UPT Terminal Giwangan, Sigit Saryanto, menyebut pola peningkatan biasanya mulai terlihat tujuh hari sebelum Lebaran dengan lonjakan yang cukup signifikan dibandingkan hari normal.
“Biasanya tujuh hari sebelum Lebaran sudah ada kenaikan yang cukup signifikan. Tahun ini kami prediksi [penumpang] dibandingkan tahun kemarin,” katanya, Senin (23/2/2026).
Sigit menjelaskan, peningkatan arus mudik Lebaran 2026 di Terminal Giwangan tidak lepas dari mobilitas masyarakat yang terus tumbuh setiap tahun, khususnya pekerja dari luar daerah seperti Jakarta yang pulang ke kampung halaman. Ia juga mengacu pada prediksi Kementerian Perhubungan Republik Indonesia mengenai tingginya pergerakan masyarakat keluar-masuk DIY selama periode arus mudik Lebaran 2026.
Selain faktor tersebut, tren penggunaan moda transportasi bus dalam beberapa waktu terakhir juga menunjukkan kenaikan, terutama saat libur panjang dan akhir pekan. Terminal Giwangan hampir selalu mencatat lonjakan penumpang pada periode itu dibandingkan hari biasa. Tingkat keterisian bus yang pada hari normal hanya 20–25% dapat meningkat hingga di atas 50% saat akhir pekan, yang dinilai menjadi indikator potensi lonjakan lebih besar pada arus mudik Lebaran 2026.
Pada hari biasa, jumlah penumpang yang datang berkisar 3.000–3.500 orang per hari, dengan angka keberangkatan relatif seimbang. Total pergerakan penumpang di Terminal Giwangan pun mencapai sekitar 6.000–7.000 orang per hari.
Sementara itu, saat akhir pekan, angka kedatangan penumpang dapat menyentuh sekitar 4.000 orang per hari dengan jumlah keberangkatan hampir sama. Peningkatan pada akhir pekan umumnya berada di kisaran 25–30%, bahkan bisa mencapai 50% ketika bertepatan dengan momen liburan, yang diperkirakan akan lebih tinggi saat arus mudik Lebaran 2026 berlangsung.
Untuk mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran 2026, pengelola terminal memperkirakan adanya tambahan armada reguler yang beroperasi, termasuk sejumlah bus yang melayani program mudik gratis. Penambahan armada ini disiapkan guna mengakomodasi peningkatan jumlah penumpang selama arus mudik Lebaran 2026.
Dari sisi fasilitas, UPT Terminal Giwangan telah menambah kapasitas ruang tunggu sejak beberapa waktu lalu. Integrasi antarmoda transportasi juga diperkuat untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026 dan memudahkan penumpang melanjutkan perjalanan ke berbagai tujuan di DIY maupun luar daerah.
“Layanan transportasi lanjutan kini diperkuat dengan integrasi Trans Jogja serta layanan transportasi Gojek yang sudah resmi beroperasi di dalam area terminal sejak satu bulan terakhir,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Jogja meminta target retribusi parkir Dishub disesuaikan kondisi riil 731 titik parkir agar potensi pendapatan lebih optimal.
Komisi III DPR RI merumuskan 13 jenis tindak pidana yang menjadi sasaran RUU Perampasan Aset. Simak daftar lengkapnya.
Jepang mengeluarkan peringatan khusus hujan lebat di Fukui. Sekitar 244.000 warga diminta mengambil langkah keselamatan darurat.
Prabowo membahas penyesuaian syarat rekrutmen suku Dayak pedalaman menjadi prajurit TNI dan meminta Babinsa edukasi bahaya karhutla.
Investor mengantre masuk KEK Kendal-Batang setelah lahan terpakai 100 persen. Pemerintah menyiapkan perluasan kawasan.
Harga emas Antam hari ini 30 Agustus 2026 tetap Rp2,67 juta per gram, sedangkan harga di Pegadaian turun.