Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo di area Gerbang Tol Purwomartani pada Selasa (24/2/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN— Pembangunan Tol Jogja–Solo segmen Prambanan–Purwomartani terus dikebut menjelang arus mudik Lebaran 2026. Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi salah satu jalur alternatif untuk mengurai kepadatan lalu lintas menuju Yogyakarta dan sekitarnya.
Pantauan Harian Jogja pada Selasa (24/2/2026) menunjukkan aktivitas konstruksi masih hookup di sekitar Gerbang Tol Purwomartani. Sejumlah kendaraan proyek tampak hilir mudik, sementara alat berat seperti ekskavator terus beroperasi di beberapa titik pekerjaan.
Di ujung jalur Gerbang Tol Purwomartani yang bersinggungan langsung dengan Jalan Solo–Jogja, proses pembangunan masih berlangsung. Beberapa dump truck terlihat berjajar di area tersebut, sementara para pekerja proyek melanjutkan pengerjaan konstruksi badan jalan dan akses penghubung.
Sementara itu, bangunan Gerbang Tol Purwomartani secara fisik telah berdiri. Tulisan nama gerbang tol sudah terpasang di bagian atas, disertai sejumlah rambu lalu lintas yang mulai dipasang sebagai bagian dari persiapan operasional. Meski demikian, aktivitas konstruksi masih terus dilakukan di area sekitar gerbang tol.
Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan telah melakukan peninjauan kesiapan jalur fungsional Tol Solo–Jogja dan Jogja–Bawen. Peninjauan tersebut dilakukan pada 22–23 Januari 2026 sebagai bagian dari persiapan mobilisasi masyarakat selama Libur Idulfitri 1447 H.
Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan peninjauan bertujuan memastikan kesiapan infrastruktur, aspek keselamatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor menjelang pengoperasian jalur fungsional.
“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur, pemenuhan aspek keselamatan, serta koordinasi lintas sektor sebelum jalur fungsional digunakan,” ujarnya.
Adapun jalur fungsional yang disiapkan untuk mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026 meliputi Jalan Tol Solo–Jogja–YIA Kulonprogo segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer, serta Jalan Tol Jogja–Bawen Seksi 6 Ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.
Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Jogja Solo, Rivan menyebut jalur fungsional Tol Jogja–Solo akan meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas antara Solo, Yogyakarta, dan wilayah sekitarnya. Kehadiran jalur ini diproyeksikan memangkas waktu tempuh Klaten–Jogja dari sekitar 45 menit menjadi sekitar 20 menit.
Selain mempercepat mobilitas, ruas tol tersebut juga mempermudah akses menuju kawasan strategis pariwisata, termasuk Candi Prambanan. Jasa Marga bersama kepolisian dan pemangku kepentingan lainnya terus mengintensifkan koordinasi untuk pengaturan lalu lintas dan manajemen rekayasa arus kendaraan demi menjamin keselamatan pengguna jalan selama periode dengan tingkat mobilitas tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Sembilan provinsi memperbolehkan bayar pajak kendaraan 2026 tanpa KTP pemilik lama untuk STNK tahunan kendaraan bekas.
Dishub Bantul menertibkan PKU dengan tagihan listrik membengkak hingga Rp1 juta per bulan di ratusan titik penerangan kampung.
OJK mencatat pembiayaan perbankan syariah tumbuh 9,82% menjadi Rp716,40 triliun hingga Maret 2026.
Prabowo menyebut 1.061 Koperasi Merah Putih berhasil dioperasikan dalam tujuh bulan untuk memperkuat ekonomi desa.
BPBD Temanggung memetakan 12 kecamatan rawan kekeringan pada musim kemarau 2026 dan menyiapkan distribusi air bersih.