Wisatawan Kota Jogja Tembus 51.000 Per Hari, Malioboro Terpadat
Pergerakan wisatawan Kota Jogja mencapai 51.436 orang per hari pada 2026. Malioboro masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.
Kampung Wisata Cokrodiningratan (Kasaningrat), Jetis, Jogja, kini tengah gencar mengedukasi masyarakat luas untuk mengolah sampah plastik secara mandiri melalui workshop kreatif, Jumat (6/3/2026).
Harianjogja.com, JOGJA—Kampung Wisata Cokrodiningratan (Kasaningrat), Jetis, Jogja, kini tengah gencar mengedukasi masyarakat luas untuk mengolah sampah plastik secara mandiri melalui workshop kreatif.
Langkah ini menjadi upaya nyata dalam menekan volume limbah anorganik di wilayah Kota Jogja yang kian meningkat dari waktu ke waktu. Fokus utama kegiatan menyasar pemanfaatan barang bekas yang selama ini dianggap tidak bernilai menjadi produk baru yang fungsional sekaligus memiliki nilai estetika tinggi.
Peserta yang hadir diajak langsung oleh Ketua Bank Sampah Dadi Mulyo, Fitrilati, untuk mempraktikkan cara mengubah tutup botol plastik menjadi gantungan kunci. Langkah sederhana tersebut dipilih agar warga menyadari bahwa limbah rumahan dapat ditransformasi menjadi barang bernilai ekonomi.
Selain praktik, Fitrilati membedah materi mendalam mengenai berbagai karakteristik sampah anorganik agar masyarakat tidak lagi keliru dalam melakukan pemilahan sejak dari sumbernya.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mengolah sampah plastik menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna,” tuturnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menekankan bahwa pemilahan dari rumah tangga adalah kunci utama dalam mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir. Melalui edukasi ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa sampah plastik bukanlah musuh, melainkan bahan baku yang potensial jika dikelola dengan tepat.
“Peserta diajak memahami pentingnya pemilahan limbah plastik sekaligus mempraktikkan cara mengolahnya menjadi produk sederhana yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” ujarnya saat memberikan instruksi pada sesi pencetakan bahan plastik daur ulang.
Seluruh proses, mulai dari pengumpulan hingga menjadi suvenir siap pakai, dipraktikkan secara mendetail agar peserta dapat menduplikasinya di lingkungan masing-masing demi dampak lingkungan yang lebih nyata.
Keseruan acara ini tidak berhenti pada pembuatan produk saja, karena para peserta juga diajak mengikuti mini walking tour menyusuri lorong-lorong wilayah Cokrodiningratan. Dalam perjalanan tersebut, rombongan diperkenalkan dengan berbagai inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah konsisten berjalan dan menjadi bagian dari daya tarik wisata lokal yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pergerakan wisatawan Kota Jogja mencapai 51.436 orang per hari pada 2026. Malioboro masih menjadi destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi.
Kelurahan Tegalrejo menggelar Tedhak Siten untuk melestarikan budaya Jawa dan mengenalkan nilai luhur kepada generasi muda.
Bantuan air bersih sudah disalurkan ke delapan kapanewon di Gunungkidul. BPBD mengalokasikan 1.150 tangki untuk warga terdampak kekeringan.
Ratusan ikan gurame mati di Sleman akibat kualitas air kolam menurun selama musim kemarau. DP3 menyediakan vitamin gratis bagi pembudidaya.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.