Sepekan Dikelola KAI Commuter, Penumpang KA Bandara YIA Capai 8.000 per Hari
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Kampung Wisata Cokrodiningratan (Kasaningrat), Jetis, Jogja, kini tengah gencar mengedukasi masyarakat luas untuk mengolah sampah plastik secara mandiri melalui workshop kreatif, Jumat (6/3/2026).
Harianjogja.com, JOGJA—Kampung Wisata Cokrodiningratan (Kasaningrat), Jetis, Jogja, kini tengah gencar mengedukasi masyarakat luas untuk mengolah sampah plastik secara mandiri melalui workshop kreatif.
Langkah ini menjadi upaya nyata dalam menekan volume limbah anorganik di wilayah Kota Jogja yang kian meningkat dari waktu ke waktu. Fokus utama kegiatan menyasar pemanfaatan barang bekas yang selama ini dianggap tidak bernilai menjadi produk baru yang fungsional sekaligus memiliki nilai estetika tinggi.
Peserta yang hadir diajak langsung oleh Ketua Bank Sampah Dadi Mulyo, Fitrilati, untuk mempraktikkan cara mengubah tutup botol plastik menjadi gantungan kunci. Langkah sederhana tersebut dipilih agar warga menyadari bahwa limbah rumahan dapat ditransformasi menjadi barang bernilai ekonomi.
Selain praktik, Fitrilati membedah materi mendalam mengenai berbagai karakteristik sampah anorganik agar masyarakat tidak lagi keliru dalam melakukan pemilahan sejak dari sumbernya.
“Kegiatan ini dilakukan untuk mengolah sampah plastik menjadi produk kreatif yang memiliki nilai guna,” tuturnya, Jumat (6/3/2026).
Ia menekankan bahwa pemilahan dari rumah tangga adalah kunci utama dalam mengurangi timbulan sampah di tempat pembuangan akhir. Melalui edukasi ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif bahwa sampah plastik bukanlah musuh, melainkan bahan baku yang potensial jika dikelola dengan tepat.
“Peserta diajak memahami pentingnya pemilahan limbah plastik sekaligus mempraktikkan cara mengolahnya menjadi produk sederhana yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi,” ujarnya saat memberikan instruksi pada sesi pencetakan bahan plastik daur ulang.
Seluruh proses, mulai dari pengumpulan hingga menjadi suvenir siap pakai, dipraktikkan secara mendetail agar peserta dapat menduplikasinya di lingkungan masing-masing demi dampak lingkungan yang lebih nyata.
Keseruan acara ini tidak berhenti pada pembuatan produk saja, karena para peserta juga diajak mengikuti mini walking tour menyusuri lorong-lorong wilayah Cokrodiningratan. Dalam perjalanan tersebut, rombongan diperkenalkan dengan berbagai inisiatif pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang telah konsisten berjalan dan menjadi bagian dari daya tarik wisata lokal yang berkelanjutan di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Kopdes Merah Putih akan beroperasi setiap hari, tetapi tidak 24 jam. Agrinas menyiapkan sistem shift untuk mendukung operasional koperasi.
Studi Canva menemukan 98% profesional Indonesia menggunakan AI untuk presentasi, dari mencari ide hingga latihan sebelum tampil.
MK mengabulkan sebagian permohonan uji materi soal informasi kandungan gula, garam dan lemak pada kemasan makanan dan minuman.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Pelindo menargetkan penataan 17 entitas melalui merger, konsolidasi, divestasi dan likuidasi hingga jumlah entitas menjadi 21