Dari Bansos Menuju Ekonomi Produktif
Perintis Berdaya mengandalkan empat pilar, mulai dari pendampingan usaha dan pembiayaan UMKM hingga perluasan pasar dan pelindungan pekerja migran.
Potret Gerbang Tol Purwomartani di Sleman pada Rabu (11/3/2026)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN — Jalur Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan hingga Purwomartani dipastikan akan mulai beroperasi secara fungsional pada periode 16 hingga 29 Maret 2026. Kebijakan pengoperasian jalan bebas hambatan ini difokuskan sebagai akses masuk atau entrance melalui Gerbang Tol (GT) Purwomartani guna mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Manajer Pengendalian Tol Jogja-Solo Paket 1.2, Bachtiar Yusuf, mengungkapkan bahwa jalur fungsional tersebut dirancang satu arah dan tidak menyediakan akses keluar di titik tersebut.
Pengendara yang masuk dari arah Yogyakarta melalui GT Purwomartani nantinya dapat melanjutkan perjalanan menuju Solo maupun kota-kota besar lainnya di Pulau Jawa.
"Jika kami menyebutnya dari arah masuk, jadi masuk entrance ke GT Purwomartani. Dari arah Jogjakarta, masuk GT Purwomartani menuju ke arah Solo bisa, ke arah Jakarta bisa, ke arah Surabaya juga bisa," papar Bachtiar saat memberikan keterangan pada Rabu (11/3/2026).
Keputusan untuk menjadikan segmen ini hanya sebagai jalur masuk didasari oleh pertimbangan teknis serta evaluasi kondisi infrastruktur di lapangan saat ini.
Bachtiar menjelaskan bahwa efektivitas akses keluar sangat bergantung pada ketersediaan fasilitas putar balik atau U-turn pada area simpang sebidang di lokasi tersebut.
Lantaran kondisi saat ini belum memungkinkan untuk penerapan skema putar balik yang aman, maka diputuskan bahwa fasilitas tersebut hanya difungsionalkan untuk kendaraan yang akan memulai perjalanan masuk ke jalan tol.
"Melihat kondisi lapangan juga. Karena untuk kondisi di simpang sebidang kami sebenarnya untuk optimal nanti akan ada U-turn," ujarnya menambahkan terkait alasan pembatasan fungsi gerbang tol tersebut.
Langkah ini juga selaras dengan hasil kesepakatan rapat koordinasi persiapan mudik yang menetapkan aliran kendaraan sementara hanya melayani pergerakan dari arah Jogja menuju ke arah Solo.
Bagi para pemudik yang hendak menuju wilayah Yogyakarta dari arah timur, akses keluar dialihkan sepenuhnya melalui Gerbang Tol Prambanan. Setelah keluar dari GT Prambanan, pengguna jalan dapat meneruskan perjalanan menggunakan jalur arteri utama untuk menjangkau berbagai destinasi di wilayah DIY.
Pengaturan ini diharapkan mampu mengurai potensi kepadatan di titik-titik krusial selama masa angkutan Lebaran mendatang, mengingat volume kendaraan diprediksi akan meningkat tajam di jalur bebas hambatan baru ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perintis Berdaya mengandalkan empat pilar, mulai dari pendampingan usaha dan pembiayaan UMKM hingga perluasan pasar dan pelindungan pekerja migran.
PSS Sleman kalah 1-2 dari Borneo FC di Maguwoharjo. Pieter Huistra memahami kekecewaan suporter dan menilai kartu merah mengubah jalannya laga.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda P4GN dengan fokus pada rehabilitasi, pengawasan obat berbahaya, dan penguatan koordinasi antarinstansi.
Polda Jatim memeriksa abu, tulang, dan mesin pencacah dalam penyidikan kasus pembunuhan Dini Hardiyanti dan anaknya di Madiun.
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto meminta polisi mengedepankan pendekatan humanis saat mengawal demo 28 Oktober 2026.
KAI Daop 6 mengimbau penumpang tiba lebih awal pada 28 Oktober 2026 untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas akibat aksi mahasiswa.