Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Sejumlah peserta lomba bregada dan jathilan di Pakem menunjukkan aksinya, Sabtu (19/8/2023)/ist Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN— Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman memastikan kesiapan menghadapi peningkatan mobilitas wisatawan selama libur Idulfitri 1447 Hijriah. Selain memperkuat aspek keamanan dan pelayanan, pemerintah daerah juga menyiapkan beragam atraksi seni budaya di sejumlah destinasi wisata unggulan.
Kepala Bidang Pemasaran Dispar Sleman Kus Endarto mengatakan rangkaian pertunjukan seni tradisional telah disusun untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih menarik bagi pengunjung.
Pertunjukan akan dimulai pada Minggu (22/3) dengan penampilan Jathilan Kudho Bramuda di Bukit Klangon.
Pada hari yang sama, wisatawan yang berada di kawasan Tlogoputri akan dihibur oleh Campursari Yoben Eling, sementara di Gardu Pandang Kaliurang tampil kesenian Kubro Siswo Laras Mudho Al Amin.
Rangkaian Atraksi Berlanjut Beberapa Hari
Rangkaian atraksi budaya tersebut akan berlanjut pada hari-hari berikutnya. Pada Senin (23/3), panggung Tlogoputri akan menghadirkan Kubro Siswo Bimo Mudo, sedangkan di Gardu Pandang tampil Jathilan Turonggo Mudo Lestari Budoyo.
Selanjutnya pada Selasa (24/3), wisatawan dapat menyaksikan penampilan Jathilan Kudho Praneso di Tlogoputri. Rangkaian pertunjukan budaya ini dijadwalkan ditutup dengan penampilan Jathilan Kudho Dwi Manunggal pada Minggu (29/3) di lokasi yang sama.
Terapkan Standar CHSE
Selain menyuguhkan hiburan bagi wisatawan, Dispar Sleman juga memperketat standar pelayanan di destinasi wisata. Seluruh pengelola destinasi, desa wisata, dan usaha jasa pariwisata diwajibkan menerapkan prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) secara konsisten.
Pengawasan juga dilakukan terhadap kelayakan fasilitas wisata, termasuk layanan jip wisata di kawasan Kaliurang, Kaliadem, dan Tebing Breksi guna memastikan keselamatan pengunjung.
Antisipasi Lonjakan Pengunjung
Untuk mengantisipasi kepadatan wisatawan, Dispar Sleman juga menyiapkan langkah operasional di lapangan, salah satunya dengan menambah petugas di titik-titik strategis.
“Dinas Pariwisata menempatkan petugas tambahan untuk mempercepat proses pemungutan retribusi, terutama di titik krusial seperti Gerbang Kaliurang,” kata Kus.
Melalui kombinasi kesiapan layanan dan penyelenggaraan atraksi seni budaya, Pemerintah Kabupaten Sleman berharap wisatawan dapat menikmati pengalaman libur Lebaran yang aman, nyaman, dan berkesan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta