Kebutuhan Darah Sleman Tinggi, PMI Ajak Warga Rutin Donor
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
Foto ilustrasi pemilahan sampah, dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, SLEMAN—Meningkatnya mobilitas masyarakat selama libur Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Sleman berbanding lurus dengan potensi timbulan sampah di berbagai titik strategis.
Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Persampahan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sleman memproyeksikan adanya fluktuasi volume sampah yang masuk ke setiap Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Bumi Sembada.
Kepala UPTD Persampahan DLH Sleman, Singgih Budiyana, memperkirakan tonase sampah harian akan mengalami kenaikan secara bertahap sejak awal libur hingga penghujung pekan terakhir Maret 2026.
Meski demikian, data terkini hingga Selasa (24/3/2026) menunjukkan angka masuk di beberapa TPST justru terpantau lebih rendah dibandingkan rata-rata harian normal sebelum masa Lebaran tiba.
Berdasarkan rincian data operasional, TPST Donokerto mencatat volume sampah sebesar 14,7 ton, angka ini menyusut dari rata-rata sebelumnya yang mencapai 18 ton per hari. Kondisi serupa terjadi di TPST Sendangsari dengan pemasukan 17,7 ton dari normalnya 19 ton, serta TPST Tamanmartani yang mencatat 16,5 ton sampah, turun signifikan dari rata-rata harian 22 ton.
Singgih menegaskan bahwa data yang tersaji saat ini masih bersifat sementara dan belum menggambarkan puncak timbulan sampah yang sebenarnya.
“Kalau dilihat sementara ini ya tampak turun. Tapi kemungkinan penyedia jasa pengelola sampah swasta belum melakukan semua pelayanan pengambilan sampah ke pelanggan,” kata Singgih saat dihubungi pada Rabu (25/3/2026).
Di sisi lain, operasional teknis di lapangan diklaim tetap berjalan kondusif tanpa kendala berarti bagi petugas kebersihan. Wakil Koordinator TPST Donokerto, Johan Nur Rosyid, mengungkapkan bahwa proses pengangkutan sampah tetap lancar kendati aktivitas sempat dihentikan sementara pada periode Jumat (20/3) hingga Minggu (22/3).
“Sebagian pelanggan juga masih ada yang libur. Pelanggan-pelanggan ini biasanya membuang sampah ke depo sampah sebelum diangkut petugas,” ungkap Johan menjelaskan pola pembuangan sampah rumah tangga selama masa libur panjang. Hal ini mengindikasikan bahwa tumpukan sampah kemungkinan besar masih tertahan di titik-titik kumpul sebelum dievakuasi ke TPST.
Plt. Kepala DLH Sleman, Sugeng Riyanta, memprediksi kenaikan riil volume sampah pada momentum Lebaran 2026 ini berada di kisaran 10 persen hingga 15 persen.
Menurutnya, jenis sampah yang mendominasi aliran limbah menuju tempat pengolahan tetap didominasi oleh sisa-sisa bahan organik dari aktivitas konsumsi masyarakat. “Dominasi jenis sampah tetap masih sampah organik,” ujar Sugeng singkat.
Guna mengantisipasi ledakan volume sampah pasca-Lebaran seiring kembalinya aktivitas normal, DLH Sleman telah menyiagakan armada pengangkut serta mengoptimalkan seluruh sumber daya pengolahan di TPST agar masalah sampah tidak mengganggu kenyamanan publik di Bumi Sembada.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebutuhan darah di Sleman masih tinggi, PMI ajak masyarakat rutin donor untuk menjaga ketersediaan stok.
Cek jadwal KA Bandara YIA Xpress Minggu 5 Juli 2026 rute Stasiun Tugu Yogyakarta-Bandara YIA lengkap dengan tarif dan waktu perjalanan.
Maroko mengalahkan Kanada 3-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Azzedine Ounahi mencetak dua gol untuk membawa Singa Atlas ke perempat final.
Prakiraan cuaca DIY 5 Juli 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berawan, suhu 20-30 derajat Celsius dengan kelembapan hingga 99 persen.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul Juli 2026 resmi dirilis. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.
KWT Sleman dilatih mengembangkan pangan fungsional berbasis pandan dan cabai menjadi produk bernilai tambah untuk meningkatkan ekonomi keluarga.