40 KDMP Sleman Beroperasi, 46 Koperasi Masih Hadapi Kendala
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Ilustrasi kendaraan dinas./JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN — Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan belum ada kebijakan pembatasan BBM kendaraan dinas maupun penerapan work from home (WFH). Fokus utama saat ini tetap pada efisiensi penggunaan anggaran tanpa mengganggu pelayanan publik.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Abu Bakar, menyatakan hingga saat ini belum ada aturan baru yang mengatur pembatasan konsumsi BBM di lingkungan pemerintah daerah.
“Sementara ini situasi masih aman. Kebijakan work from home juga tidak diterapkan,” kata Abu saat dihubungi, Rabu (1/4/2026).
Pemkab Sleman menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak selalu berarti pengurangan penggunaan, melainkan ketepatan dan pengawasan dalam pemanfaatan sumber daya. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, yang menilai pendekatan efisiensi harus dilakukan secara terukur.
Menurut Harda, kebijakan efisiensi tidak boleh dilakukan secara serampangan, terutama jika berpotensi mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa pelayanan langsung masih menjadi prioritas utama.
“Efisiensi itu bukan berarti pembatasan jumlah penggunaan harian, tetapi lebih pada pencermatan penggunaan barang,” ujar Harda.
Terkait kebijakan WFH, Pemkab Sleman juga belum berencana menerapkannya karena dinilai kurang optimal untuk pelayanan publik. Harda menegaskan bahwa sistem kerja dari kantor (work from office/WFO) masih menjadi pilihan paling efektif di wilayahnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah akan terlebih dahulu mengkaji secara menyeluruh sebelum mengambil kebijakan baru, termasuk kemungkinan pengurangan kegiatan yang dinilai tidak prioritas.
“Kami akan pelajari lagi agenda kegiatannya. Kami tidak bisa secara serampangan melakukan kebijakan pengurangan,” katanya.
Langkah ini menunjukkan bahwa Pemkab Sleman lebih memilih pendekatan selektif dalam efisiensi, dengan tetap menjaga kualitas layanan publik agar tidak terganggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Cek jam keberangkatan dan kedatangan di tiap stasiun.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.