Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Ilustrasi Paskah./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN — Paroki Gereja Santo Aloysius Gonzaga Mlati memastikan seluruh persiapan rangkaian Trihari Suci telah tuntas menjelang perayaan Paskah 2026. Kesiapan ini mencakup aspek kebersihan, fasilitas, hingga pengamanan.
Kepala Bidang Rumah Tangga gereja, Andreas Ismono, menyampaikan persiapan sudah dilakukan sejak sebelum Minggu Palma. Umat dari berbagai lingkungan dilibatkan dalam kerja bakti membersihkan area gereja, baik di dalam maupun luar, termasuk fasilitas umum.
Selain itu, sterilisasi juga dilakukan oleh aparat keamanan. Tim Gegana dari Polda DIY turun langsung untuk memastikan area gereja aman dari potensi gangguan.
“Tadi sekitar pukul 11.00 WIB dilakukan sterilisasi untuk menjamin keamanan selama ibadat berlangsung,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Dari sisi sarana, panitia memastikan seluruh kebutuhan telah terpenuhi. Penataan kursi dan dekorasi hampir rampung, sementara area depan gereja difungsikan sebagai titik penerimaan umat sekaligus pengamanan.
Untuk mendukung kelancaran kegiatan, panitia juga menggandeng warga sekitar dalam pengelolaan parkir. Langkah ini sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat saat perayaan hari besar keagamaan.
Diperkirakan sekitar 2.500 umat akan mengikuti rangkaian ibadat Trihari Suci. Kehadiran umat akan tersebar dalam beberapa jadwal, baik sore maupun malam hari. Selain jemaat lokal, sejumlah umat dari luar daerah yang pulang kampung juga diprediksi ikut meramaikan perayaan.
Dalam rangkaian Paskah, kegiatan sosial seperti pembagian telur Paskah untuk anak-anak tetap direncanakan. Namun, beberapa agenda seperti lomba menghias telur ditiadakan tahun ini karena fokus panitia pada persiapan liturgi.
Panitia optimistis seluruh rangkaian ibadat dapat berlangsung aman dan tertib, dengan dukungan aparat keamanan serta partisipasi aktif umat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.