Kulonprogo Dorong Sponsor Swasta Perbanyak Event Wisata dan UMKM
Pemkab Kulonprogo berharap kolaborasi dengan sponsor swasta terus berlanjut untuk mendukung event wisata, olahraga, seni budaya, dan UMKM.
Ilustrasi Hotel- Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO— Pelaku usaha hotel di Kabupaten Kulonprogo kini menghadapi tekanan berlapis setelah tingkat keterisian kamar yang sudah rendah terancam makin turun akibat potensi kenaikan harga tiket pesawat.
Kondisi terkini menunjukkan okupansi hotel di wilayah ini pada hari biasa hanya mencapai kisaran 35 persen, dengan rata-rata lama menginap sekitar 1,7 malam. Angka tersebut dinilai belum cukup menopang operasional, bahkan sebelum adanya isu kenaikan tiket pesawat.
Ketua Perkumpulan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kulonprogo, Sumantoyo, mengakui keresahan mulai meluas di kalangan pelaku usaha. Ia menyebut pembahasan terkait dampak kenaikan harga avtur terhadap tiket pesawat sudah menjadi perhatian serius.
“Ketika avtur naik, otomatis harga tiket pesawat ikut naik. Kami masih mencari strategi, tapi belum ada langkah pasti,” ujar Sumantoyo, Jumat (10/4/2026).
Menurutnya, peningkatan okupansi sejauh ini hanya terjadi saat momen libur panjang. Namun, lonjakan tersebut pun tidak selalu stabil dan belum mampu menutup rendahnya tingkat hunian di hari-hari biasa.
Situasi ini memaksa pelaku usaha mulai melakukan efisiensi operasional, terutama dalam penggunaan listrik dan pengeluaran rutin lainnya. Meski begitu, langkah pengurangan tenaga kerja masih belum menjadi opsi dalam waktu dekat.
“Efisiensi pasti dilakukan, tapi untuk pengurangan karyawan masih jauh. Kami masih bertahan,” lanjutnya.
Sumantoyo berharap kondisi pasar segera membaik agar sektor perhotelan di Kulonprogo kembali bergerak. Ia menilai situasi saat ini memiliki kemiripan dengan masa pandemi Covid-19, ketika tingkat hunian hotel juga sempat terpuruk.
Para pelaku usaha pun memilih bersikap hati-hati sambil menunggu perkembangan lebih lanjut terkait kebijakan harga tiket pesawat yang berpotensi memengaruhi arus kunjungan wisatawan ke wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo berharap kolaborasi dengan sponsor swasta terus berlanjut untuk mendukung event wisata, olahraga, seni budaya, dan UMKM.
Pemkot Pekalongan mempertahankan opini WTP dari BPK RI untuk LKPD 2025. Capaian ini menjadi WTP ke-11 berturut-turut sejak 2015 meski di tengah tantangan bencan
Juara Piala Dunia ternyata tidak bisa membawa pulang trofi asli. FIFA hanya memberikan replika resmi, sementara trofi asli tetap disimpan di Swiss.
Pemkab Bantul akan menerapkan pajak restoran dan kafe sebesar 10 persen mulai September 2026. Pelaku usaha masih dalam tahap pendataan.
Sensus Ekonomi 2026 mulai digelar di Batang. Sebanyak 825 petugas mendata seluruh usaha dan rumah tangga untuk dasar pembangunan 10 tahun ke depan.
Kimi Antonelli, 19, dominasi F1 2026 dengan 5 kemenangan dari 6 balapan, unggul 66 poin. Russell tertinggal, Hamilton mendekat. Alonso dan Verstappen puji talen