Vilmei Tinggalkan Dunia Konten, Ingin Mulai Kerja dari Nol
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA— Cuaca DIY pada Jumat (24/4/2026) didominasi awan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan ringan muncul pada siang hingga sore hari di dua wilayah. Kondisi ini membuat aktivitas warga perlu lebih waspada, terutama di Kulonprogo dan Gunungkidul yang diperkirakan menjadi titik turunnya hujan.
Data prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah DIY hanya berawan. Namun, distribusi hujan tidak merata. Kulonprogo dan Gunungkidul masuk kategori wilayah berpotensi hujan ringan, sedangkan Bantul, Sleman, dan Kota Jogja diprediksi tetap berawan sepanjang hari.
Suhu udara di DIY hari ini berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius. Meski tergolong hangat, tingkat kelembapan yang tinggi—mencapai 63 hingga 99 persen—membuat udara terasa lebih gerah dan lembap, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Di Kulonprogo, suhu diperkirakan berada pada rentang 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan 63–97 persen. Kondisi ini membuat udara terasa basah dan berpotensi menghambat aktivitas seperti menjemur pakaian.
Sementara itu, Gunungkidul menjadi wilayah dengan kelembapan tertinggi, mencapai 70–99 persen dengan suhu 23–31 derajat Celsius. Warga di kawasan ini diimbau berhati-hati, terutama karena potensi jalan licin saat hujan turun.
Berbeda dengan dua wilayah tersebut, Bantul diprediksi hanya berawan dengan suhu 23–32 derajat Celsius dan kelembapan 63–95 persen. Sleman juga mengalami kondisi serupa, dengan suhu 23–31 derajat Celsius dan kelembapan 67–94 persen.
Kota Jogja yang menjadi pusat aktivitas wisata seperti kawasan Malioboro diperkirakan tetap berawan sepanjang hari. Suhu berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan 64–96 persen, sehingga udara tetap terasa lembap meski tanpa hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap membawa payung atau jas hujan, khususnya saat beraktivitas menuju wilayah Kulonprogo dan Gunungkidul pada siang hingga sore hari. Selain itu, menjaga kondisi tubuh tetap fit menjadi penting di tengah cuaca yang cenderung berubah-ubah.
Meski tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem, kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi berpotensi memicu pembentukan awan konvektif secara tiba-tiba. Artinya, hujan bisa turun dalam waktu singkat meski sebelumnya hanya terlihat berawan.
Bagi pelaku UMKM yang beraktivitas di ruang terbuka, seperti di kawasan Alun-Alun Kidul maupun Pasar Beringharjo, disarankan menyiapkan perlindungan tambahan seperti tenda darurat. Perubahan cuaca yang cepat dapat berdampak langsung pada aktivitas ekonomi harian.
Kondisi cuaca Jogja hari ini menunjukkan bahwa meski terlihat tenang dengan dominasi awan, potensi hujan tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah barat dan selatan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Vilmei berencana resign sebagai content creator dan bekerja dari nol untuk mengumpulkan Rp100 juta pertama setelah kasus uang Rp1,2 miliar.
Pilur Bantul 2026 digelar di 30 kalurahan dengan 87 calon lurah dan 304.045 pemilih. Simak jadwal kampanye, masa tenang, hingga pencoblosan.
Cristiano Ronaldo menjadi sorotan jelang Denmark vs Portugal setelah laporan soal latihan individu dan keputusan Jorge Jesus di laga sebelumnya.
Direktur Pegadaian Ismail Ilyas berbagi pengalaman karier dan kepemimpinan kepada mahasiswa Universitas Andalas melalui sesi Alumni Calling.
Top skor Nations League 2026/2027 sementara dipimpin empat pemain, termasuk Lamine Yamal dan Erling Haaland yang sama-sama mengoleksi 3 gol.
Profil Timnas Bangladesh yang akan menghadapi Indonesia pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk Hamza Choudhury, Shamit Shome, dan Thomas Dooley