Facebook Bagi Centang Gratis Ini Cara Dapat Verifikasi Akun
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA— Cuaca DIY pada Jumat (24/4/2026) didominasi awan tebal sejak pagi, dengan potensi hujan ringan muncul pada siang hingga sore hari di dua wilayah. Kondisi ini membuat aktivitas warga perlu lebih waspada, terutama di Kulonprogo dan Gunungkidul yang diperkirakan menjadi titik turunnya hujan.
Data prakiraan cuaca dari BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah DIY hanya berawan. Namun, distribusi hujan tidak merata. Kulonprogo dan Gunungkidul masuk kategori wilayah berpotensi hujan ringan, sedangkan Bantul, Sleman, dan Kota Jogja diprediksi tetap berawan sepanjang hari.
Suhu udara di DIY hari ini berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius. Meski tergolong hangat, tingkat kelembapan yang tinggi—mencapai 63 hingga 99 persen—membuat udara terasa lebih gerah dan lembap, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Di Kulonprogo, suhu diperkirakan berada pada rentang 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan 63–97 persen. Kondisi ini membuat udara terasa basah dan berpotensi menghambat aktivitas seperti menjemur pakaian.
Sementara itu, Gunungkidul menjadi wilayah dengan kelembapan tertinggi, mencapai 70–99 persen dengan suhu 23–31 derajat Celsius. Warga di kawasan ini diimbau berhati-hati, terutama karena potensi jalan licin saat hujan turun.
Berbeda dengan dua wilayah tersebut, Bantul diprediksi hanya berawan dengan suhu 23–32 derajat Celsius dan kelembapan 63–95 persen. Sleman juga mengalami kondisi serupa, dengan suhu 23–31 derajat Celsius dan kelembapan 67–94 persen.
Kota Jogja yang menjadi pusat aktivitas wisata seperti kawasan Malioboro diperkirakan tetap berawan sepanjang hari. Suhu berada pada kisaran 23–32 derajat Celsius dengan kelembapan 64–96 persen, sehingga udara tetap terasa lembap meski tanpa hujan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap membawa payung atau jas hujan, khususnya saat beraktivitas menuju wilayah Kulonprogo dan Gunungkidul pada siang hingga sore hari. Selain itu, menjaga kondisi tubuh tetap fit menjadi penting di tengah cuaca yang cenderung berubah-ubah.
Meski tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem, kombinasi suhu hangat dan kelembapan tinggi berpotensi memicu pembentukan awan konvektif secara tiba-tiba. Artinya, hujan bisa turun dalam waktu singkat meski sebelumnya hanya terlihat berawan.
Bagi pelaku UMKM yang beraktivitas di ruang terbuka, seperti di kawasan Alun-Alun Kidul maupun Pasar Beringharjo, disarankan menyiapkan perlindungan tambahan seperti tenda darurat. Perubahan cuaca yang cepat dapat berdampak langsung pada aktivitas ekonomi harian.
Kondisi cuaca Jogja hari ini menunjukkan bahwa meski terlihat tenang dengan dominasi awan, potensi hujan tetap perlu diantisipasi, terutama di wilayah barat dan selatan DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M
Elon Musk mengaku terlalu jauh terjun ke dunia politik saat memimpin DOGE. Pengakuan itu disampaikan dalam wawancara terbaru bersama The Economist.
WhatsApp Web tidak bisa dibuka, gagal login, atau pesan tidak terkirim? Simak tujuh cara mudah mengatasi WhatsApp Web error agar kembali normal.
Lima wakil Indonesia memulai perjuangan di Taipei Open 2026. Sorotan tertuju pada debut pasangan baru Dejan Ferdinansyah dan Apriyani Rahayu di sektor ganda cam
Agnez Mo perkenalkan pencak silat dan karambit di Reacher Season 4 sebagai promosi budaya Indonesia. Bangga! Simak kisah di balik adegan laga.
28 Juli: Hari Hepatitis Sedunia, Hari Cat Air Sedunia, dan Hari Konservasi Alam. Kenali makna dan ajakan di balik setiap peringatan global ini!