Ini Gerakan Olahraga Setelah Bangun Tidur agar Tubuh Tetap Bugar
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Wakil Ketua DPRD Kota Jogja, Triyono Hari Kuncoro. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Pembahasan Raperda Penyelenggaraan Kota Layak Anak (KLA) di DPRD Kota Jogja mengemuka dengan penekanan agar regulasi ini tidak berhenti pada target administratif. Legislator mendorong aturan tersebut benar-benar menjadi perlindungan nyata bagi anak di tengah tantangan sosial dan digital.
Wakil Ketua DPRD Kota Jogja, Triyono Hari Kuncoro, menyebut momentum pembaruan regulasi ini penting karena Kota Jogja telah empat kali meraih predikat KLA kategori Utama. Standar baru dinilai harus lebih tinggi untuk menembus level Paripurna.
"Pemenuhan hak anak adalah hal mutlak untuk menghasilkan generasi penerus yang berkualitas. Kami mendukung integrasi komitmen antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam lima klaster hak dasar anak," ujarnya, Jumat (24/4/2026).
Dalam pembahasan, Triyono menyoroti pentingnya integrasi lintas sektor, mulai dari birokrasi, dunia usaha, hingga masyarakat sipil. Ia menilai naskah akademik dan draf aturan harus mampu menjawab tantangan zaman, termasuk perubahan pola interaksi anak di era digital.
Salah satu perhatian utama adalah perlunya penguatan nilai lokal dan religiusitas sebagai filter terhadap dampak negatif teknologi dan pergaulan bebas. Menurutnya, konsep kota layak anak di Jogja tidak bisa dilepaskan dari karakter budaya setempat.
Ia juga menegaskan peran keluarga sebagai fondasi utama perlindungan anak. Tanpa pengasuhan yang kuat di rumah, kebijakan pemerintah dinilai tidak akan berjalan optimal di lapangan.
Selain itu, kesiapan anggaran menjadi sorotan penting. Tanpa dukungan APBD yang memadai, regulasi berpotensi hanya menjadi dokumen tanpa implementasi nyata.
Triyono mendorong koordinasi lebih erat antara panitia khusus DPRD dan pihak eksekutif agar substansi aturan bisa diterjemahkan ke dalam program teknis yang efektif.
Untuk menjaga objektivitas, ia juga mengusulkan keterlibatan lembaga independen dan masyarakat sipil dalam evaluasi berkala. Langkah ini dinilai penting agar pemenuhan hak anak benar-benar terukur di lapangan.
Meski memberi sejumlah catatan, Fraksi PKS tetap menyetujui kelanjutan pembahasan Raperda tersebut ke tahap berikutnya.
"Apa yang kami sampaikan semata-mata demi kebaikan dan masa depan anak-anak di Kota Jogja yang kita cintai," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Coba 4 gerakan olahraga ringan setelah bangun tidur selama 5–10 menit untuk membantu tubuh lebih bugar, lentur, dan siap beraktivitas.
Dua pendaki yang viral karena menaiki Tugu Triangulasi Gunung Merbabu diberi sanksi pembinaan oleh BTNGMb dan diwajibkan membuat video permintaan maaf.
Kemendag menargetkan Indonesia Shopping Festival 2026 mencatat transaksi Rp38 triliun dengan 407 pusat belanja dan diskon hingga 80 persen.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.