Melihat Langsung Tegel Kunci, Ubin Handmade Jogja yang Hampir 100 Tahun
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Stadion Mandala Krida - ist/BPO DIY
Harianjogja.com, JOGJA— Komisi D DPRD DIY mendorong adanya pergeseran anggaran dalam proyek renovasi Stadion Mandala Krida. Skema perubahan tersebut mengarahkan dana penyusunan detail engineering design (DED) untuk dialihkan sementara ke kajian uji tanah yang menjadi syarat penting penyusunan MC-0.
Dalam APBD 2026, total anggaran renovasi stadion sebesar Rp1 miliar sebenarnya dialokasikan untuk dua kegiatan, yakni penyusunan MC-0 senilai sekitar Rp640 juta dan DED sekitar Rp300 juta. Namun, pelaksanaan DED belum dapat dilakukan tahun ini karena harus menunggu hasil kajian MC-0 lebih dulu.
Ketua Komisi D DPRD DIY, RB Dwi Wahyu, menyampaikan bahwa pihaknya tengah mengupayakan pergeseran anggaran tersebut melalui konsultasi lintas instansi, termasuk dengan Kementerian Dalam Negeri.
“Kami konsultasi dengan Dikpora dan BPKA untuk kemudian dikonsultasikan ke Kemendagri terkait pergeseran anggaran. Saya kira itu bisa, saya tetap berjuang,” ujar Dwi, Senin (15/6/2026).
Ia mengakui proses pembahasan sempat berlangsung alot karena adanya perbedaan pandangan terkait aspek regulasi. Meski demikian, menurutnya sudah terdapat titik temu dengan catatan aspek hukum harus dipastikan terlebih dahulu.
“Memang agak alot, terutama soal perspektif regulasi, bisa atau tidak. Tapi saya kira sudah ada titik temu, tinggal mengkaji regulasinya saja,” ujarnya.
Dwi menegaskan bahwa pergeseran anggaran diperlukan karena uji tanah merupakan elemen kunci dalam penyusunan MC-0. Tanpa hasil kajian tanah yang sesuai standar, tahapan awal renovasi stadion tidak dapat berjalan optimal.
“Yang namanya uji tanah itu kunci. MC-0 tidak akan jalan kalau ini belum beres, jadi anggarannya harus digeser ke sana,” katanya.
Sebelumnya, tahapan MC-0 pada proyek renovasi Stadion Mandala Krida merupakan salah satu rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mengingat proyek tersebut berkaitan dengan penanganan kasus sebelumnya. Karena itu, setiap tahapan wajib dilakukan secara hati-hati dan sesuai ketentuan.
Dalam proses yang melibatkan tim teknis dari Universitas Gadjah Mada (UGM), masih terdapat syarat teknis yang belum terpenuhi, yakni hasil uji tanah yang sesuai standar FIFA.
Dwi menegaskan bahwa kehati-hatian menjadi prinsip utama dalam pelaksanaan proyek ini agar tidak mengulang persoalan masa lalu. Ia menyebut proyek tersebut sebagai “warisan” yang harus diselesaikan dengan baik tanpa menimbulkan masalah baru.
“Ini warisan KPK yang harus kita selesaikan. Jadi kita harus hati-hati, jangan sampai mengulangi kesalahan yang sama,” ujarnya.
Ia menambahkan, target penyusunan MC-0 diperkirakan memakan waktu sekitar lima bulan sehingga keputusan pergeseran anggaran perlu segera ditetapkan. Sementara itu, penyusunan DED kemungkinan baru dapat dianggarkan kembali pada tahun berikutnya setelah MC-0 selesai.
“MC-0 targetnya lima bulan, jadi kita kejar waktu. DED nanti setelah itu, kemungkinan tahun depan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tegel Kunci di Sleman mempertahankan produksi ubin handmade sejak 1927. Kini hampir 100 tahun, produknya punya 800 desain dan 49 warna.
Kemenag DIY mendorong TPPK terbentuk di seluruh pesantren sebelum akhir 2026 untuk memperkuat pencegahan dan penanganan kekerasan.
Harga emas Pegadaian Kamis 24 September 2026: Galeri24 Rp2,545 juta, Antam Rp2,645 juta, UBS Rp2,57 juta per gram.
Sjamsul Kahar, tokoh pers Aceh dan pendiri Serambi Indonesia, meninggal dunia. Ia dikenal sebagai wartawan senior dan ayah Nezar Patria.
Kemdiktisaintek masih menghitung skema kuliah gratis hingga perguruan tinggi. Penerapan serentak atau bertahap belum final.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp104.850 per kg berdasarkan PIHPS 24 September 2026. Simak harga pangan pokok lainnya.