RSUD Panembahan Senopati Dorong Pembayaran Digital Lewat Si Banter
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bantul mulai memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa penutupan jalan dan pengalihan arus kendaraan di kawasan Jl. Kweni-Druwo, Kapanewon Sewon, mulai 3 Agustus hingga 7 Desember 2026. Kebijakan ini diterapkan untuk mendukung kelancaran pembangunan jembatan sekaligus menjaga keamanan dan kelancaran arus lalu lintas selama proyek berlangsung.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, mengatakan rekayasa lalu lintas disiapkan agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan sesuai rencana tanpa menimbulkan kemacetan yang lebih luas. Masyarakat diminta menyesuaikan rute perjalanan dengan memanfaatkan jalur alternatif yang telah ditetapkan.
"Selama pekerjaan jembatan dilaksanakan, akan diberlakukan penutupan jalan pada ruas yang terdampak disertai pengalihan arus lalu lintas. Kami mengimbau masyarakat agar memperhatikan rekayasa yang telah ditetapkan dan memanfaatkan jalur alternatif yang tersedia," kata Rita, Senin (3/8).
Jalur Alternatif Selama Penutupan Jalan
Lokasi pekerjaan berada di kawasan Jl. Kweni-Druwo dan Jl. Miri, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul. Untuk menjaga mobilitas kendaraan, Satlantas Polres Bantul telah menyiapkan sejumlah rekayasa arus lalu lintas.
Adapun pengalihan arus yang diberlakukan meliputi:
Kendaraan dari Simpang 4 Pelemsewu menuju Jl. Miri ke arah barat dialihkan melalui Jl. K.H. Ali Maksum.
Kendaraan dari Simpang 3 Pasar Niten menuju Jl. Miri ke arah timur diarahkan melewati Jl. Pasar Niten.
Menurut Rita, pengaturan tersebut disusun agar arus kendaraan tetap bergerak lancar meski terdapat penutupan jalan di lokasi pembangunan.
"Rekayasa ini disusun agar arus kendaraan tetap berjalan lancar meskipun terdapat penutupan jalan di lokasi pekerjaan. Kami berharap para pengendara mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang serta mengikuti arahan petugas di lapangan," ujarnya.
Pengendara Diminta Utamakan Keselamatan
Selain mengikuti jalur pengalihan, pengguna jalan juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area sekitar proyek. Pengendara diimbau mengurangi kecepatan, mematuhi rambu lalu lintas, serta menghindari ruas jalan yang sedang dikerjakan apabila masih tersedia jalur alternatif.
Satlantas Polres Bantul berharap dukungan masyarakat dapat membantu kelancaran pembangunan jembatan hingga selesai sesuai jadwal tanpa mengganggu aktivitas lalu lintas secara signifikan.
"Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama proses pekerjaan berlangsung. Terima kasih atas pengertian, kesabaran, dan kerja sama seluruh masyarakat. Kepatuhan terhadap rekayasa lalu lintas ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk mendukung kelancaran pembangunan dan mewujudkan keselamatan bagi seluruh pengguna jalan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RSUD Panembahan Senopati Bantul meluncurkan Si Banter untuk mempermudah pembayaran tagihan rumah sakit melalui digitalisasi dan QRIS.
Forum Warek Akademik Perguruan Tinggi se-Indonesia 2026 di Unhas fokus membahas mitigasi kecurangan SNPMB dan empat isu strategis.
Jadwal SIM Keliling Jogja Jumat 18 September 2026 beserta lokasi Satpas, Syarat perpanjangan SIM A dan SIM C aktif agar tak antre.
Mentan Amran Sulaiman instruksikan Bapanas tindak tegas beras fortifikasi melanggar aturan. DPR dukung pencabutan izin usaha pelaku.
Jadwal SIM Keliling Ditlantas Polda Jogja Jumat 18 September 2026 di Berbah Sleman. Cek lokasi, syarat BPJS Kesehatan, dan biaya PNBP.
Krisis air bersih masih melanda Imogiri, Bantul. Bantuan 20 tangki air bersih disalurkan untuk warga terdampak kekeringan di Sriharjo.