Usulan MSCI Jadi Sorotan, Ekonom UGM Ungkap Risiko Saham RI
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.
Stadion Mandala Krida - ist/BPO DIY
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Daerah (Pemda) DIY bersiap melanjutkan rehabilitasi Stadion Mandala Krida setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan perkara korupsi pembangunan stadion pada 2016 telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Pemda DIY sebelumnya telah mengajukan izin rehabilitasi sejak akhir tahun lalu, sedangkan penyusunan Detail Engineering Design (DED) dijadwalkan pada 2027.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan Pemda DIY dapat kembali mengoptimalkan pemanfaatan Stadion Mandala Krida. KPK mendukung penggunaan aset daerah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebagai bagian dari penyelenggaraan pelayanan publik.
"Untuk itu, KPK mempersilahkan kepada Pemda DIY untuk kembali memanfaatkannya secara optimal," ujarnya, Jumat (30/10/2026).
Menurut Budi, pengelolaan aset daerah secara optimal dapat memberikan nilai tambah bagi pemerintah maupun masyarakat. Selain berpotensi menjadi sumber penerimaan kas daerah, aset tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai sarana dan prasarana umum untuk menunjang berbagai kebutuhan publik.
Melalui fungsi koordinasi dan supervisi, KPK juga terus mendampingi pemerintah daerah dalam penertiban dan pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD). Pendampingan tersebut diharapkan mendorong pengelolaan aset yang tertib, produktif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
"KPK tentunya mendukung penuh utilisasi aset-aset daerah untuk kebutuhan masyarakat, sebagai salah satu bentuk pelayanan publik yang diselenggarakan pemerintah daerah," kata Budi.
Pemda DIY Siapkan Kajian Teknis Stadion
Sekretaris Daerah (Sekda) DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menyambut baik kepastian hukum perkara Stadion Mandala Krida. Menurutnya, kejelasan status hukum tersebut menjadi momentum bagi Pemda DIY untuk melanjutkan penanganan stadion yang telah diupayakan sejak akhir tahun lalu.
"Sebenarnya sejak akhir tahun lalu kami sudah mengajukan izin untuk rehabilitasi Stadion Mandala Krida. Dengan kepastian hukum ini, perbaikan bisa dilanjutkan," paparnya.
Ni Made menjelaskan Stadion Mandala Krida merupakan salah satu aset olahraga utama di DIY yang membutuhkan pemeriksaan menyeluruh sebelum penanganan lebih lanjut dilakukan.
Sebagai bagian dari persiapan, kajian awal atau Mutual Check-0 (MC-0) telah selesai dilaksanakan oleh tim teknis Universitas Gadjah Mada (UGM). Pemeriksaan tersebut mencakup kondisi tanah, getaran, dan aspek arsitektur.
Pemeriksaan tanah dilakukan untuk mengetahui kondisi serta daya dukung tanah sebagai salah satu pertimbangan keamanan struktur bangunan. Sementara itu, pengujian getaran bertujuan mengidentifikasi respons bangunan terhadap beban dan aktivitas.
Adapun kajian arsitektur diperlukan untuk mengevaluasi kondisi bangunan, fungsi ruang, serta fasilitas stadion. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan memberikan gambaran menyeluruh sebagai dasar penentuan kebutuhan dan prioritas penanganan.
DED Stadion Mandala Krida Disiapkan pada 2027
Setelah kajian awal rampung, tahapan berikutnya adalah penyusunan Detail Engineering Design (DED) pada 2027. Dokumen perencanaan teknis tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan, spesifikasi, dan lingkup pekerjaan penanganan Stadion Mandala Krida.
"Dengan begitu, penanganan Stadion Mandala Krida dapat direncanakan secara lebih terukur sesuai kondisi dan kebutuhan bangunan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IHSG sempat anjlok 11,57% pada Oktober 2026. BEI DIY mengingatkan investor memahami risiko, sementara ekonom UGM menjelaskan usulan MSCI.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.
Menperin Muhammad Sarmuji meminta Kadin memperkuat eksportir baru, investasi industri hulu, dan hilirisasi.
Kemenhub memeriksa kelaikan 2.140 kapal untuk angkutan laut Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 guna memastikan keselamatan pelayaran.
BMKG mencatat curah hujan ekstrem mencapai 349 mm di Cilacap. Hujan lebat memicu banjir dan longsor di Cilacap-Banyumas.