Mahasiswi Jepang Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Indekos Wilayah Sleman

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Rabu, 04 November 2026 15:27 WIB
Mahasiswi Jepang Ditemukan Tak Sadarkan Diri di Indekos Wilayah Sleman

Ilustrasi penanganan kedaruratan/magnific

Harianjogja.com, SLEMAN—Seorang mahasiswi asal Jepang berinisial RK, 36, ditemukan tidak sadarkan diri di kamar indekosnya di Caturtunggal, Depok, Sleman, Rabu (4/11/2026). Perempuan yang sedang menempuh pendidikan S3 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) tersebut kemudian dievakuasi ke RS Panti Rapih untuk mendapatkan penanganan medis.

Evakuasi dilakukan petugas Polsek Bulaksumur bersama tim medis Universitas Gadjah Mada (UGM). Hingga Rabu, korban masih menjalani penanganan medis di rumah sakit tersebut.

Ps. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, menjelaskan korban diketahui berinisial RK. Dia merupakan warga negara Jepang yang sedang menempuh pendidikan doktoral di UNY.

Pemilik Kos Curiga Korban Tak Keluar Kamar
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 08.45 WIB. Pemilik indekos mulai merasa curiga karena korban tidak terlihat keluar dari kamarnya sejak sehari sebelumnya.

Pemilik kos kemudian berupaya menghubungi korban dan mengetuk pintu kamar. Namun, tidak ada respons dari dalam kamar.

Karena belum mendapatkan jawaban, pelapor mengecek kondisi korban melalui jendela. Dari situ, korban terlihat terbaring dan tidak bergerak.

"Setelah mencoba menghubungi dan mengetuk pintu kamar tanpa mendapat respons, pelapor kemudian mengecek melalui jendela dan mendapati korban terbaring serta tidak bergerak," terang Argo pada Rabu (4/11/2026).

Polisi dan Tim Medis UGM Lakukan Evakuasi
Setelah menerima laporan sekitar pukul 09.00 WIB, petugas Polsek Bulaksumur segera mendatangi lokasi indekos di Caturtunggal, Depok, Sleman.

Petugas kemudian berkoordinasi dengan tim medis dan ambulans UGM serta pemilik indekos untuk membuka pintu kamar. Pembukaan pintu dilakukan menggunakan kunci cadangan.

Setelah berhasil masuk, petugas bersama tim medis mengevakuasi korban ke rumah sakit.

"Selanjutnya, korban dievakuasi ke RS Panti Rapih guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut," terang Argo.

Dalam penanganan kejadian tersebut, kepolisian juga berkoordinasi dengan perwakilan UNY terkait keberadaan dan penanganan korban.

Polresta Sleman Imbau Warga Peduli Lingkungan
Polresta Sleman mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi orang-orang di lingkungan sekitar. Kepedulian tersebut dinilai penting agar warga yang mengalami kondisi darurat bisa segera mendapatkan pertolongan.

Argo mengimbau masyarakat untuk segera menghubungi kepolisian atau layanan medis terdekat apabila menemukan seseorang yang membutuhkan bantuan darurat.

"Apabila menemukan seseorang dalam kondisi darurat atau membutuhkan pertolongan, segera menghubungi pihak kepolisian maupun layanan medis terdekat agar dapat segera ditangani," tegasnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online