Anggaran Dropping Air BPBD Gunungkidul Makin Menipis
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Harianjogja.com, JOGJA – Polresta Jogja menyerahkan kasus http://www.harianjogja.com/baca/2014/01/30/kuburan-di-rumah-kosong-polda-diy-tangkap-satu-tersangka-485982" target="_blank">penemuan mayat yang diduga sebagai salah satu anggota Polresta Jogja, AKP Wiyoko ke Polda DIY.
Hal ini diungkapkan Kapolresta Jogja Kasat Reskrim Polresta Jogja Kompol Dodo Hendra Kusuma ketika ditemui di ruangannya Kamis (30/1/2014).
Menurut dia, kasus penemuan mayat tersebut sudah ditangani oleh Polda DIY. Meski kerangka itu diduga sebagai salah satu anggotanya, namun Polresta Jogja tidak menagani kasus tersebut.
Apalagi penemuan tersebut juga masuk wilayah Polres Sleman. “Kami tidak menangani kasus itu, dan untuk informasi lebih jauh silakan ke Polda,” katanya.
Sebelumnya, tim identifikasi Polda DIY, Rabu (29/1) sekitar pukul 22.00 WIB menemukan kerangka manusia di rumah kontrakan di Dusun Kemloko, Margorejo, Tempel.
Dugaan sementara, jasad itu merupakan AKP Wiyoko, anggota Polresta Jogja yang dilaporkan hilang sejak setahun lalu. Penggalian dilakukan di bagian dapur rumah yang terlihat kumuh karena lama tidak dihuni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran dropping air BPBD Gunungkidul diprediksi habis September. Pemkab menyiapkan opsi tambahan melalui anggaran BTT.
Job fair khusus disabilitas digelar di BLK Wates, Kulonprogo, 27 Agustus 2026. Sebanyak 10 perusahaan membuka 161 posisi pekerjaan.
Mantan Ketua Dewan Kebudayaan Sleman, Dwijo, mendorong Taman Budaya Sleman menjadi pusat informasi komprehensif potensi budaya.
Regrouping SDN Hargomulyo ditolak warga. DPRD Kulonprogo meminta Disdikpora, sekolah, dan wali murid duduk bersama mencari solusi.
Dinsos Sleman mengimbau warga memperbarui data desil melalui Perlinsos sebelum 31 Agustus 2026. Ada 2.940 agen di 86 kalurahan.
Event 21–23 Agustus 2026 di Sleman dan DIY dinilai mendorong hotel, kuliner, transportasi, dan UMKM lokal.