Kasus Antraks Ditemukan di Paliyan, Lima Warga Kontak Erat Dipantau
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki musim kemarau, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul memetakan 77 desa berpotensi mengalami kekeringan.
Anggaran sebesar Rp800 juta pun disiapkan untuk mengatasi krisis tersebut.
Kepala Bidang Sosial Disnakertrans Gunungkidul Suyatmiatun mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mengatasi kekeringan di delapan kecamatan, terutama di wilayah yang tak memiliki mobil tangki air, yakni Semin, Playen, Nglipar, Ngawen, Girisubo, Rongkop, Tepus dan Panggang.
“Kecuali Karangmojo, hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul berpotensi mengalami kekeringan tiap musim kemarau tiba. Kalau ada permintaan resmi, maka kami akan mengusahakan penyaluran air bersih ke daerah bersangkutan,” ujarnya, Senin (12/5/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus antraks ditemukan di Paliyan dan Semanu, Gunungkidul. Satu warga Paliyan positif, sedangkan lima kontak erat dipantau selama 60 hari.
Sekjen PBB dijadwalkan mengunjungi Indonesia untuk membahas kerja sama multilateral, meninjau kesiapan pasukan perdamaian, dan berpidato di Kemlu.
Harga cabai di Kulonprogo turun di tengah daya beli masyarakat yang melemah. Cabai rawit merah kini Rp45.000 per kilogram di tingkat petani.
Cak Imin menginstruksikan relawan PKB membantu wilayah terdampak karhutla. Bantuan meliputi masker dan air bersih, termasuk 12.000 liter di OKI
Polri mengerahkan tim khusus Bareskrim untuk mengusut dugaan pidana pasar modal setelah IHSG ambles. OJK sebelumnya menjatuhkan denda Rp2,1 triliun.
Komisi I DPRD Kulonprogo menemukan kendala pelayanan adminduk di Samigaluh, mulai dari minimnya anggaran hingga keterbatasan petugas dan sarana.