Delapan ASN Gunungkidul Kena Sanksi, DPRD Dukung Hukuman Tegas
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
dokumen
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki musim kemarau, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul memetakan 77 desa berpotensi mengalami kekeringan.
Anggaran sebesar Rp800 juta pun disiapkan untuk mengatasi krisis tersebut.
Kepala Bidang Sosial Disnakertrans Gunungkidul Suyatmiatun mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mengatasi kekeringan di delapan kecamatan, terutama di wilayah yang tak memiliki mobil tangki air, yakni Semin, Playen, Nglipar, Ngawen, Girisubo, Rongkop, Tepus dan Panggang.
“Kecuali Karangmojo, hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul berpotensi mengalami kekeringan tiap musim kemarau tiba. Kalau ada permintaan resmi, maka kami akan mengusahakan penyaluran air bersih ke daerah bersangkutan,” ujarnya, Senin (12/5/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Delapan ASN Gunungkidul dijatuhi sanksi hingga akhir Agustus 2026. Komisi A DPRD mendukung hukuman tegas sesuai tingkat pelanggaran.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.