Skema Droping Air di Gunungkidul Berubah, Kapanewon Jadi Prioritas
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
Ilustrasi kecelakaan. (JIBI/Solopos/Dok.)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polres Gunungkidul mencatat kelalaian manusia dalam berkendara menjadi faktor penyebab kecelakaan paling banyak dalam kasus yang tercatat selama enam tahun terakhir.
Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Gunungkidul Ipda Solechan mengungkapkan kelalaian itu seperti kehilangan konsentrasi ketika kendaran melaju kencang dan menyalip terlalu melebar sehingga bertabrakan dengan pengendara lain.
“Catatan kasus yang terjadi kebanyakan melibatkan pengendara sepeda motor dan anak-anak muda,” ujarnya, Sabtu (10/5/2014).
Solechan pun berharap warga perlu lebih berhati-hati dan menaati rambu-rambu lalu lintas.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Gunungkidul Ajun Komisaris Polisi Endar Isniyanto mengungkapkan angka kecelakaan tiap tahun tidak menentu. “Namun dibandingkan ahun lalu, saat ini terjadi penurunan.
Kecelakaan enam tahun terakhir
Tahun 2009
Jumlah 375 orang
Meninggal 34 orang
Luka Berat 149 orang
Luka Ringan 409 orang
Kerugian Rp185,7 juta
Tahun 2010
Jumlah 388 orang
Meninggal 34 orang
Luka Berat 51 orang
Luka Ringan 498 orang
Kerugian Rp159,3 juta
Tahun 2011
Jumlah 409 orang
Meninggal 54 orang
Luka Berat 86 orang
Luka Ringan 519 orang
Kerugian Rp219,6 juta
Tahun 2012
Jumlah 452 orang
Meninggal 43 orang
Luka Berat 124 orang
Luka Ringan 543 orang
Kerugian Rp416,7 juta
Tahun 2013
Jumlah 402 orang
Meninggal 30 orang
Luka Berat 18 orang
Luka Ringan 610 orang
Kerugian Rp331 juta
Tahun 2014 *) sampai April
Jumlah 104 orang
Meninggal 5 orang
Luka Berat - orang
Luka Ringan 152 orang
Kerugian Rp58,67 juta
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Gunungkidul mengubah skema droping air bersih dengan memprioritaskan anggaran kapanewon menghadapi kemarau panjang 2026.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.