Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sejumlah warga di Desa Kemandang, Kecamatan Tanjungsari mengeluhkan kualitas air PDAM Tirta Handayani. Pasalnya, air yang keluar keputih-putihan dan dibutuhkan waktu beberapa saat agar air menjadi jernih.
Salah seorang warga, Wawan Puji mengakui bila kondisi ini sudah berlangsung lama. Akibatnya, warga terpaksa tetap menggunakan air tersebut. Padahal, dari sisi kesehatan, tingginya zat kapur dapat mengganggu kesehatan, salah satunya menimbulkan penyakit kencing batu.
“Kami tahu di daerah sini tinggi kandungan kapurnya. Tapi, harapannya itu bisa dikurangi sehingga kesehatan warga tetap terjaga,” katanya, Rabu (11/6/2014).
Menurut dia, saat masih mendapatkan bantuan dari Jepang, kondisi airnya sangat berbeda. Malahan, saat itu, mereka berani meminum air saat keluar dari air keran. Tapi, sekarang, jangankan meminumnya secara langsung, untuk digunakan butuh diendapkan beberapa saat.
“Meski diendapkan, kandungan kapurnya tidak banyak berubah,” katanya sambil menunjukkan air yang keluar dari kran PDAM.
Wawan mensyinyalir, keruhnya air diakibatkan pengelola tidak lagi menggunakan bak penyaringan prasedimentasi. Padahal, saat masih mendapatkan pengawasan dari Jepang bak-bak terus terus digunakan, salah satunya untuk menjaga tingkat kejernihan air.
“Coba itu difungsikan lagi, pastinya air yang keluar tidak akan jadi putih dan langsung jernih seperti dulu lagi,” keluh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.