Gunungkidul Krisis Air Saat Kemarau, Sungai Bawah Tanah Jadi Solusi
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sejumlah warga di Desa Kemandang, Kecamatan Tanjungsari mengeluhkan kualitas air PDAM Tirta Handayani. Pasalnya, air yang keluar keputih-putihan dan dibutuhkan waktu beberapa saat agar air menjadi jernih.
Salah seorang warga, Wawan Puji mengakui bila kondisi ini sudah berlangsung lama. Akibatnya, warga terpaksa tetap menggunakan air tersebut. Padahal, dari sisi kesehatan, tingginya zat kapur dapat mengganggu kesehatan, salah satunya menimbulkan penyakit kencing batu.
“Kami tahu di daerah sini tinggi kandungan kapurnya. Tapi, harapannya itu bisa dikurangi sehingga kesehatan warga tetap terjaga,” katanya, Rabu (11/6/2014).
Menurut dia, saat masih mendapatkan bantuan dari Jepang, kondisi airnya sangat berbeda. Malahan, saat itu, mereka berani meminum air saat keluar dari air keran. Tapi, sekarang, jangankan meminumnya secara langsung, untuk digunakan butuh diendapkan beberapa saat.
“Meski diendapkan, kandungan kapurnya tidak banyak berubah,” katanya sambil menunjukkan air yang keluar dari kran PDAM.
Wawan mensyinyalir, keruhnya air diakibatkan pengelola tidak lagi menggunakan bak penyaringan prasedimentasi. Padahal, saat masih mendapatkan pengawasan dari Jepang bak-bak terus terus digunakan, salah satunya untuk menjaga tingkat kejernihan air.
“Coba itu difungsikan lagi, pastinya air yang keluar tidak akan jadi putih dan langsung jernih seperti dulu lagi,” keluh dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendorong optimalisasi sungai bawah tanah sebagai solusi jangka panjang mengatasi krisis air bersih saat kemarau.
Pieter Huistra absen latihan PSS Sleman karena menghadiri rapat PSSI di Jakarta. Demerson memimpin latihan jelang laga kontra Bali United.
Mentan Amran Sulaiman memecat 13 pejabat Kementan karena terlibat judi online dan pelanggaran disiplin setelah peringatan diabaikan.
UU PDP mengatur denda administratif hingga 2% pendapatan tahunan perusahaan. Simak jenis sanksi dan mekanisme pengaduannya.
Muka air Waduk Sermo Kulonprogo turun hingga 132,2 mdpl. Meski debit sungai 0 m3 per detik, cadangan air masih aman.
Wali Kota Magelang Damar Prasetyono menegaskan kesiapan anak masuk SD bukan hanya soal membaca, menulis, dan berhitung.