7 Ekor Kambing Warga Tepus Mati Diserang Hewan Misterius
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Gempa yang melanda Pacitan, Jawa Timur, Senin (14/7/2014) sekitar pukul 12.05 WIB terasa sampai di wilayah Gunungkidul.
Akibatnya, banyak warga panik dan berhamburan keluar ruangan untuk mencari tempat yang aman. Meski demikian, tidak ada laporan kerusakan akibat gempa tersebut.
Berdasarkan pantauan yang dilakukan kemarin, goncangan gempa terasa cukup kuat. Akibatnya, beberapa warga mengalami kepanikan dan histeris karena teringat gempa yang terjadi pada 2006 lalu. Pasalnya, bagi sebagian masyarakat gempa di tahun itu masih membekas hingga sekarang ini.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Gunungkidul, Budhi Harjo mengatakan setelah terjadi gempa pihaknya langsung melakukan pematauan lokasi. Tujuannya, untuk melakukan pendataan apakah ada kerusakan yang diakibatkan adanya gempa Pacitan itu.
“Hingga kini belum ada laporan kerusakan. Tapi, kami akan terus memantau situasi dan kondisi,” katanya.
Meski demikian, Budhi secepatnya akan melakukan koordinasi dengan semua pihak, guna memastikan apakah ada dampak yang ditimbulkan akibat gempa yang berpusat di tenggara kota Pacitan itu. Namun, yang paling penting warga diimbau tidak panik dan tetap waspada.
“Yang paling penting tetap waspada, karena itu penting untuk keselamatan diri. Kalau ada gempa lagi, warga diminta sebisa mungkin segera keluar dari ruangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tujuh kambing warga Tepus, Gunungkidul, mati dengan luka gigitan diduga akibat serangan kawanan hewan liar di tengah kemarau
Ban pesawat Garuda GA604 pecah setelah lepas landas dari Soekarno-Hatta. Pesawat mendarat selamat di Makassar dan menjalani pemeriksaan.
Prabowo menawarkan 138 blok migas eksplorasi Indonesia kepada investor Rusia, sekaligus membuka peluang kerja sama teknologi dan hilirisasi.
Pemkab Gunungkidul mengajukan 370 formasi pegawai 2026, terdiri dari 335 CPNS dan 35 PPPK, tetapi masih menunggu persetujuan pusat.
Pimpinan ponpes di Lombok Tengah divonis 14 tahun penjara dalam kasus kekerasan seksual dan diwajibkan membayar restitusi Rp111,44 juta.
Pabrik BYD di Subang berkapasitas 150.000 unit per tahun dan berpotensi menyerap lebih dari 20.000 tenaga kerja lokal.