Pemkab Gunungkidul Dorong Layanan Publik Berlandaskan Ngayomi dan Ngayemi
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
Espos/Burhan Aris Nugraha UJI KELAIKAN KENDARAAN--Petugas Dinas Perhubungan Kota Solo melakukan uji emisi terhadap bus-bus angkutan dalam kota dan luar yang masuk Terminal Tirtonadi Solo, Senin (30/8). Uji kendaraan tersebut sebagai persiapan angkutan lebaran.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Hasil operasi gabungan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Satlantas Polres dan Dinas Kesehatan Gunungkidul mendapati dua bus di Terminal Dhaksinarga tak layak beroperasi.
Bus tersebut kemudian diberikan tilang (bukti pelanggaran). Akibatnya, puluhan penumpang jurusan Wonosari-Baturetno menjadi terlantar. Recananya, penumpang tersebut akan diantar menggunakan bus milik Dishubkominfo Gunungkidul.
Dalam uji petik yang dilakukan Senin (21/7/2014), bus PO Purwowidodo jurusan Baturetno-Praci-Wonosari memiliki uji KIR telah kedaluarsa.
Sementara bus Djangkar Bumi jurusan Wonosari-Jogja pajak kendaraanya telah mati. Akibatnya, kedua bus digiring ke halaman Dishubkominfo di Piyaman, Wonosari.
“Kami harus bertindak tegas. Kami tidak mau terjadi apa-apa sehingga kami sepantasnya mengamankan kedua kendaraan,” kata Kepala
Dishubkominfo Gunungkidul, Purnamajaya di sela-sela uji petik kemarin.
Kepala Dishubkominfo Gunungkidul, Purnamajaya mengatakan, dua bus yang dilarang mengangkut penumpang tersebut memang tidak laik jalan. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, petugas akhirnya bertindak tegas dengan menilangnya.
“Bus Purwowidodo tidak laik jalan. KIR nya mati. Kami minta diurus terlebih dahulu sebelum digunakan untuk mengangkut penumpang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Gunungkidul mendorong pemerintahan berkeadaban dengan prinsip mengayomi, ngayemi, dan ngayahi serta pengawasan yang berdampak nyata.
BPS DIY memproyeksikan produksi beras 2026 mencapai 329.020 ton, naik 5,79% dibandingkan tahun sebelumnya.
Kasus penyadapan Listyo Sigit Cs disorot pengamat. Bambang Rukminto mendesak polisi mengusut pihak yang memerintahkan penyadapan.
PAD wisata Bantul terancam kembali tak mencapai target. DPRD menyoroti penurunan kunjungan dan potensi kebocoran retribusi.
Gerindra mendesak Polri mengungkap otak, pemberi perintah, dan pihak yang terlibat dalam kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo.
Profil Ariyo Windutomo, jenderal TNI yang ditunjuk Prabowo menggantikan Listyo Sigit sebagai Kepala Staf Kepresidenan.