Droping Air Gunungkidul Mulai Menipis, BPBD Ajukan 5.000 Tangki
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
Suasana Terminal Dhaksinarga jelang lebaran 2014. Dishubkominfo Gunungkidul membuat kebijakan untuk mewajibkan tiap bus AKAP masuk ke terminal. Namun, mayoritas bus masih enggan menurunkan penumpang di terminal. (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pasca kenaikan harga bahan bajar minyak (BBM) awak angkutan di Gunungkidul mulai kemarin langsung memberlakukan tarif baru.
Meski keputusan tersebut tidak melalui persetujuan organisasi angkatan darat (Organda) dan Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), kru angkutan tetap menarik tarif baru ke konsumen.
Kenaikan tarif angkutan bervariasi, mulai dari Rp1.000 hingga Rp2.000 untuk sekali jalan.
Salah seorang sopir angkutan pendesaan Wonosari, Ardino saat ditemui di area Terminal Dhaksinarga, mengaku terpaksa menaikkan ongkos angkutan.
Hal itu dilakukan untuk menutupi biaya operasional yang dikeluarkan seiring dengan kenaikan harga BBM.
“Jika tidak naikan tarif, kami yang rugi,” kata pria yang akrab disapa Dodot itu, Selasa (18/11/2014).
Dia mencontohkan, untuk angkutan jurusan Wonosari- Ponjong, kenaikan mencapai Rp1.000, dari Rp5.000 menjadi Rp6.000. Jalur Wonosari-Jogja menjadi Rp10.000, atau naik Rp2.000.
“Kenaikan juga tidak serta merta dilakukan, karena juga harus melihat kondisi penumpang,” ungkapnya.
Menanggapi kenaikan tarif secara sepihak, Sekretaris DPC Organda Gunungkidul Wasdiyanto, mengaku dapat memahami hal itu. Sebab, kenaikan harga BBM otomatis akan berdampak terhadap usaha angkutan, terutama biaya operasional.
“Mereka sempat mengadu ke kami. Namun, kami belum bisa memberikan keputusan dan menyerahkan semua ke masing-masing pengusaha,” ungkap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran droping air di sejumlah kapanewon Gunungkidul mulai menipis. BPBD mengajukan tambahan 5.000 tangki untuk menghadapi kemarau hingga akhir tahun.
APJAPI menilai perubahan aturan bagasi Garuda dari bobot ke jumlah koli berpotensi merugikan penumpang dan tidak sesuai regulasi.
Kolam koi 1,2 hektare di Banguntapan diprotes warga. Hasil pemeriksaan OPD Bantul merekomendasikan perbaikan, bukan penutupan.
Harga HP Infinix September 2026 tersedia dari Rp1,9 juta hingga Rp11,9 juta, dengan Note 60 Ultra menjadi model termahal.
Prabowo menjanjikan bonus Rp3 miliar bagi atlet Indonesia yang meraih emas Asian Games 2026, lebih besar dari bonus SEA Games Rp1 miliar.
Jogja mendung beberapa hari terakhir bukan tanda kemarau berakhir. BMKG memprediksi hujan masih rendah hingga November 2026.