Syarat Pendaftaran Sekolah Rakyat Gunungkidul, Dibuka SD hingga SMA
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
Mitigasi bencana untuk mencegah dampak longsor di Gunungkidul dilakukan dengan pemasangan EWS.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul akan memasang sistem peringatan dini bencana longsor. Alat ini dipasang sebagai upaya mengurangi dampak saat terjadi bencana longsor.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budi Harjo belum memastikan jumlah early warning sistem (EWS) yang akan dipasang. Pasalnya, petugas masih melakukan pendataan terhadap lokasi yang akan dipasang sistem tersebut. Dia menjelaskan sistem peringatan dini perlu dipasang guna menghindarkan jatuhnya korban saat terjadi longsor. Sebab, potensi longsor di Gunungkidul terhitung tinggi, yang meliputi enam kecamatan (Nglipar, Gedangsari, Semin, Ngawen, Ponjong, Patuk) dengan rincian 54 desa.
“Alat itu dipasang untuk mengetahui adanya pergeseran tanah. Sebab, saat pergeseran terjadi maka secara otomatis akan memberikan sinyal tanda bahaya,” papar Budi, Rabu (21/1/2015).
Pemasangan sistem peringatan tersebut akan berkoordinasi dengan BPBD DIY. Rencananya pemasangan alat itu tidak jauh-jauh dari wilayah yang masuk zona rawan longsor di Gunungkidul.
“Kita tunggu hingga pendataan selesai dilakukan. Dari situ akan ketahuan mana saja yang mendesak dipasang EWS,” kata dia.
Selain berupaya menyediakan alat peringatan dini, BPBD Gunungkidul juga menyediakan bantuan logistik berupa bahan pangan dan matrial. Logistik ini diberikan kepada warga yang menjadi korban tanah longsor.
“Untuk bantuan material diutamakan untuk mereka yang rumahnya rusak parah. Kami juga menyarankan kepada warga yang berada di lokasi rawan agar mau direlokasi,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaringan siswa Sekolah Rakyat di Gunungkidul dimulai untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA bagi keluarga kurang mampu.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.