Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Pilkada Gunungkidul sudah mulai dipersiapkan oleh PDIP dengan mengadakan uji kelayakan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Bakal calon bupati dan wakil bupati dari PDI Perjuangan melakukan uji kelayakan di Kantor DPP. Proses ini sebagai tahapan untuk menentukan siapa calon yang akan diusung dalam Pemilihan Kepala Daerah nanti.
Nama-nama yang masuk dalam uji kelayakan itu antara lain Budi Utama, Djangkung Sujarwadi, Bambang Krisnadi, Supriyadi, Ahmad Fikri dan Ali Ridlo. Sayangnya, dari enam nama tersebut Ali Ridho tidak mengikuti proses kepatutan yang dilasanakan pada Rabu (22/4/2015).
“Yang diundang ada enam, sesuai dengan hasil penjaringan yang dilakukan beberapa waktu lalu. Namun, Ali Ridlo tidak hadir dalam proses itu,” kata salah satu Bakal Calon Bupati Budi Utama kepada wartawan, Jumat (24/4/2015).
Mantan Ketua DPC PDI Perjuangan Gunungkidul itu menjelaskan, sebagai salah satu kandidat yang masuk nominasi, dirinya diberikan kesempatan untuk memaparkan visi misi yang dimiliki. Menurut dia, semua kandidat baik calon bupati maupun wakil bupati diberikan hak dan kesempatan yang sama.
“Proses selanjutnya saya tidak begitu tahu. Tapi kelihatannya dari beberapa nama yang masuk akan disaring menjadi beberapa kandidat,” ujar Budi.
Setelah mengerucut ke beberapa calon, para kandidat terpilih akan dipanggil kembali untuk memantabkan visi misi yang akan diusung. Nantinya, kata Budi, setelah tahap ini selesai akan diputuskan siapa calon bupati dan wakil bupati yang akan maju dalam pilkada.
“Ini hanya pendapat saya pribadi, karena semuanya tergantung dari DPP. Kemungkinan rekomendasi itu turun pada Juli nanti,” ujar mantan Ketua DPRD itu.
Sebagai salah satu bakal calon, Budi mengaku pasrah dan menyerahkan keputusan itu ke DPP. Apa pun yang diputuskan, sebagai kader partai akan menaati dan menjalankan kebijakan tersebut. “Yang jelas saya sudah berusaha, dan saya tinggal menunggu keputusannya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Empat wisatawan terseret ombak Pantai Jungwok Gunungkidul saat hendak berfoto. Seorang wisatawan asal Solo meninggal dunia.
Kemenhub mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti untuk menangani insiden Kapal Virgo Transport 8 yang hilang kontak di Masalembo.
DPRD DIY mendorong penanganan kekeringan melibatkan seluruh OPD, tidak hanya BPBD, dengan dukungan koordinasi dan anggaran memadai.
Debit Sungai Tinalah Kulonprogo surut saat kemarau. Kondisi ini membuat wisata keceh diminati, tetapi wisatawan diminta tetap waspada.
Kejagung mengungkap Ferry Boboho mengembalikan Rp5 miliar pada Agustus 2026. Uang itu bagian dari Rp40 miliar Tan Kian.