Ubur-Ubur Menghilang dari Pantai Gunungkidul, Wisatawan Tetap Waspada
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto Arsyad Alawy(7) menjalani pengukuran tinggi badan saat mendaftar sebagai calon peserta didik baru di SD Negeri Lempuyangan 1, Yogyakarta, Senin (22/06/2015). Sekolah dengan sistem penerimaan peserta didik baru secara online telah diumumkan kemarin, sementara sekolah yang menerapkan sistem manual masih membuka pendaftaran hingga Rabu 24 Juni 2015.
Penerimaan siswa baru di Gunungkidul tidak menerapkan kuota khusus untuk siswa kurang mampu
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Ajaran 2015-2016, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul tidak menyediakan kuota bagi siswa miskin. Kebijakan ini diambil karena daya tampung sekolah lebih banyak daripada siswa yang mendaftar.
Sekretaris Disdikpora Gunungkidul Bahron Rosyid mengatakan, saat ini proses PPDB sudah dimulai, rencanya penerimaan siswa baru ini akan berlansung hingga 8 Juli nanti. Untuk saat ini, pendaftaran baru di tingkat sekolah dasar. “Sesuai jadwal, pendaftaran selanjutnya SMA dan ditutup untuk siswa SMP,” kata Bahron, Jumat (26/6/2015).
Proses PPDB tahun ini tidak beda jauh dengan pelaksanaan di tahun-tahun sebelumnya. Disdikpora juga tidak memberikan instruksi ke sekolah agar memberikan jatah beberapa kursi untuk siswa kurang mampu.
Menurut Bahron, ketiadaan kuota ini disebabkan antara jumlah pendaftar tidak sebading dengan daya tampung yang ada. Sebab, antara ruang kelas dengan jumlah siswa baru lebih banyak kursi yang tersedia.
“Kondisi ini terjadi di seluruh tingkatan, mulai SD, SMP hingga SMA. Oleh karenanya kami tidak memberikan kebijakan khusus kepada siswa kurang mampu,” ujar mantan Kepala Bidang Pendidikan Menengah itu.
Dia mencontohkan, tahun ini lulusan siswa SD mencapai 9.000an anak. sedankan daya tampung SMP di Gunungkidul mencapai 10.044 kursi. Hal yang sama juga terjadi di tingkat SMA dan SMK, karena jumlah lulusan SMP lebih sedikit ketimbang kuota yang tersedia.
“Memang ada beberapa sekolah yang membutuhkan persaingan agar bisa masuk ke sana. Tapi secara keseluruhan semua murid bisa ditampung,” ujar Bahron.
Lebih jauh dikatakan Bahron, kebijakan slot untuk siswa kurang mampu pernah dilakukan beberapa tahun lalu, saat kebijakan rintisan sekolah berstandar internasional diberlakukan. Waktu itu, di Gunungkidul ada tiga sekolah, yakni SMA Negeri 1 Wonosari, SMP Negeri 1 Wonosari dan SMP Negeri 1 Karangmojo.
Hanya saja, seiring dicabutnya kebijakan RSBI ketiga sekolah itu kembali seperti sekolah lainnya di Gunungkidul. “Semua sama dan pihak sekolah sudah menyadari ini. Pertimbangan lainnya, siswa kurang mampu sudah mendapatkan Bantuan Siswa Miskin,” kata Bahron lagi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wonosari Tamsir mengatakan, tahun ini pihak sekolah menyediakan 20 kursi gratis. Hanya saja, kuota ini diberikan kepada siswa yang memiliki nilai minimal 37,00. “Semakin tinggi nilai tersebut, maka peluang mereka akan semakin besar,” kata Tamsir.
Dia menambahkan, kursi gratis ini juga tersedia bagi siswa kurang mampu. Hanya saja, untuk mendapatkan beasiswa ini, siswa yang bersangkutan harus melalui proses verifikasi terlebih dahulu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah 2 Pantai Baron memastikan ancaman ubur-ubur menghilang di kawasan pantai, tapi pengunjung diminta waspada potensi laka laut.
Dinkes Bantul menemukan bakteri Bacillus sp pada menu bistik galantin dalam kasus keracunan MBG di Jetis yang menimpa 53 orang.
Amran mengungkap 25 merek beras fortifikasi diduga tak sesuai label. Kerugian konsumen diperkirakan mencapai Rp89 triliun.
Utang luar negeri Indonesia mencapai Rp8.211,8 triliun per Juli 2026, naik 4,9% YoY. ULN publik naik, sedangkan swasta terkontraksi.
Kelok 23 Bantul-Gunungkidul diperpanjang demi mengurangi risiko tebing runtuh. DPRD DIY juga soroti potensi ekonomi dan pariwisata.
Serah terima jabatan Menkeu berlangsung singkat. Purbaya hanya menyampaikan 57 kata sebelum menyerahkan jabatan kepada Suahasil Nazara.