Bupati Gunungkidul Lantik 80 Pejabat, Tegaskan Tak Ada Lagi Titipan
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
Ilustrasi program bela negara (JIBI/Bisnis/Antara)
Program Bela Negara, Gunungkidul turut mengirimkan perwakilan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana mengirimkan sepuluh relawan bela negara. Pengiriman relawan ini disesuaikan dengan kuota yang ditentukan Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik Gunungkidul Wahyu Nugroho mengatakan, seluruh persiapan untuk kader bela negara sudah disiapkan. Adapun sepuluh relawan yang akan diberangkatkan sudah terdata dan tinggal memberangkatkan.
“Yang kami berangkatkan dari beberapa kalangan seperti organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan hingga anggota Satpol PP,” kata Wahyu kepada awak media, Rabu (21/10/2015).
Dia menjelaskan, pengiriman kader ini tidak bisa dilakukan sembarangan. Sebab, kuota yang tersedia sudah disesuaikan dengan jatah yang diberikan kementerian.
“Kita hanya mendapat jatah sepuluh relawan. Jadi yang dikirimkan sesuai dengan jatah itu,” papar Wahyu.
Rencananya kesepuluh kader itu akan menjalani pelatihan bela negara di Resimen Induk Kodam IV/ Diponegoro di Magelang, Jawa tengah selama satu bulan. Hanya saja, untuk keberangkatan, wahyu mengakui belu tahu jadwal pastinya.
“Rencananya akan dikirim hari ini [kemarin], tapi karena sesuatu hal keberangkatannya diundur. Yang jelas kami sudah siap, sehingga kalau disuruh berangkat akan langsung kami kirim,” ungkapnya.
Menurutnya, upaya mengirimkan perwakilan kader bela negara memang sangat penting. Saat ini, pendidikan mengenai kewarganegaraan dan bela negara sudah tidak ada dalam kurikulum sekolah. Untuk itu, agar tetap mengobarkan semangat kebangsaan, menjaga kedaulatan dan juga martabat negara, konsep bela negara dimunculkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih melantik 80 pejabat baru. Ia menegaskan pengisian jabatan berdasarkan kinerja dan meritokrasi.
DPUPKP Kota Jogja memperbaiki trotoar secara bertahap dan memastikan guiding block dipasang di lokasi yang memungkinkan bagi pejalan kaki.
RUU Perampasan Aset ditargetkan disahkan paling lambat 15 Desember 2026. Simak progres dan tahapan pembahasannya di DPR.
BMKG memperingatkan DIY berpotensi mengalami kekeringan hingga akhir 2026 akibat El Nino sangat kuat dan curah hujan yang minim.
Sri Sultan Hamengku Buwono X mempersilakan masyarakat berdemo asal tertib dan tidak merusak. Ia juga mengingatkan soal pemberitahuan ke polisi.
Suami dan anak Bupati Non-aktif Fadia Arafiq diperiksa sebagai saksi dalam sidang dugaan korupsi terkait operasional PT RNB.