INFRASTRUKTUR GUNUNGKIDUL : Ups, Embung Bernilai Miliaran Rupiah Kurang Terawat

David Kurniawan
David Kurniawan Rabu, 16 Desember 2015 02:20 WIB
INFRASTRUKTUR GUNUNGKIDUL : Ups, Embung Bernilai Miliaran Rupiah Kurang Terawat

Salah seorang pengunjung saat melihat kerusakan yang ada di Embung Gunung Panggung, Tambakromo, Kecamatan Ponjong. Selasa (15/12/2015) (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)

Infrastruktur Gunungkidul yang bernilai miliaran rupiah kurang terawat.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Proyek bernilai miliaran rupiah untuk pembangunan Embung Gunung Panggung, Desa Tambakromo, Kecamatan Ponjong tidak memenuhi harapan. Pasca-diresmikan pada 17 Maret lalu, kondisinya tak terawat karena banyak fasilitas di embung yang rusak.

Dari pengamatan Harianjogja.com, awalnya pembangunan Embung Gunung Panggung berfungsi untuk saluran irigasi dan penunjang potensi kepariwisataan di Kecamatan Ponjong. Kenyataannya, pembangunan itu tidak sesuai dengan ekspektasi yang diharapkan.

Kekurang terawatan dapat dilihat dari akses jalan menuju embung. Jalan dengan tingkat kemiringan 45 derajat itu tidak rata dan penuh dengan bongkahan batu.

Butuh tenaga ekstra sampai ke lokasi embung yang ada di atas bukit. Sayangnya setiba di lokasi, pemandangan yang diinginkan tidak sesuai harapan, karena kondisinya banyak yang rusak.

Kerusakan pertama bisa dilihat pada pagar pengaman yang mengelilingi embung. Dari pantauan yang dilakukan Harian Jogja, Selasa (15/12) ada tiga titik pagar yang rusak.

Kondisi semakin parah terlihat di bagian sisi timur embung. Di sana terlihat bekas tambalan geomembran yang jebol. Padahal lapisan itu merupakan elemen penting untuk mempertahankan debit air embung, karena geomembran berfungsi sebagai bak penampungan air.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Mediani Dyah Natalia
Mediani Dyah Natalia Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online