4 EWS Tsunami di Pantai Gunungkidul Rusak, Diperbaiki Bulan Ini
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Sejumlah warga melihat banjir yang terjadi dari luapan Sungai Besole di Dusun Besari, Siraman, Wonosari. Jumat (22/1/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Banjir Gunungkidul terjadi di wilayah Wonosari, menyebabkan air Sungai Besole meluap
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kota Wonosari pada Jumat (22/1/2016) berdampak terhadap meluapnya aliran Sungai Besole dan menerjang sebuah jembatan di Dusun Besari, Desa Siraman.
Akibatnya akses jalan yang menghubungkan Dusun Besar dengan Seneng pun terputus untuk beberapa saat.
Pantauan yang dilakukan Harian Jogja, ketinggian air di Sungai Besole telah memasuki perkarangan warga dan sedikit lagi memasuki rumah warga yang ada di bantaran sungai.
Puluhan warga pun berkumpul di beberapa titik, seperi di Jembatan Pancuran, area bermain di Taman Pancuran serta di Dusun Winong, hanya untuk melihat meluapnya sungai Besole.
Salah seorang warga Dusun Besari, Desa Siraman, Kecamatan Wonosari, Sutrisno mengakui luapan banjir yang terjadi kemarin merupakan yang terbesar sepanjang musim hujan ini. Warga pun teringat kejadian banjir yang melanda di akhir 2013, sehingga mereka trauma peristiwa tersebut akan terulang kembali.
“Untungnya hujan sudah mulai reda. Kalau tidak, banjir yang terjadi bisa lebih parah lagi,” kata Sutrisno kepada Harian Jogja, Jumat.
Dia mengatakan, banjir yang terjadi membuat akses jalan penghubung di dua dusun (Besari-Siraman) terputus sementara waktu. Kondisi ini terjadi karena jemabatan yang menjadi penghubung diterjang banjir. “Mudah-mudahan kontruksi bangunannya kuat. Jadi setelah air surut jembatan bisa dilalui lagi,” ungkapnya.
Pernyataan senada diungkapkan Marni, salah seorang warga yang melihat luapan aliran Sungai Besole. Dia berpendapat, banjir yang meluap sampai di jembatan selain dikarenakan intensitas hujan yang tinggi, juga dikarenakan adanya sisa rumpun bambu yang membuat aliran air menjadi kurang lancar.
Ia pun berharap agar banjir yang terjadi segera surut, sehingga peristiwa banjir yang terjadi dua tahun lalu tak terulang kembali. “Kami was-was dan juga takut, kalau hujan tak kunjung reda akan terjadi banjir yang lebih besar lagi,” ujarnya.BANJIR GUNUNGKIDUL : Hujan Deras, Jembatan Kali Besole Sempat Terendam
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Empat EWS tsunami di pantai Gunungkidul mengalami kerusakan. BPBD menyiapkan Rp165 juta dan perbaikan dimulai Oktober 2026.
Hasto Wardoyo mendorong peningkatan kualitas SD negeri di Jogja agar kembali diminati masyarakat dan menjadi pilihan utama orang tua.
Prabowo meresmikan 204 satuan baru TNI pada HUT Ke-81 TNI, termasuk enam Kodam baru di sejumlah wilayah Indonesia.
Harga BBM 5 Oktober 2026 di Pertamina, Shell dan bp masih stabil. Simak daftar harga Pertalite, Pertamax, V-Power Diesel hingga BP Ultimate.
Harga pangan terbaru PIHPS Nasional mencatat cabai merah keriting Rp118.150 per kg. Simak daftar harga komoditas pangan lainnya.
Pilur 2027 Gunungkidul akan digelar serentak di 55 kalurahan. Pemkab mulai mengkaji kebutuhan anggaran untuk pelaksanaan pemilihan.